Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

George Soros Serahkan Kendali Yayasan Open Society ke Putranya, Alex

📅 Senin, 12 Jun 2023, 10:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
George Soros Serahkan Kendali Yayasan Open Society ke Putranya, Alex Doc: NYPOST/PMC/Jared Siskin
Ket. George Soros menyerahkan kendali atas yayasan multi-miliar dolarnya kepada putranya Alexander Soros.

SAN FRANSISCO - Investor Amerika George Soros menyerahkan kendali atas yayasan multi-miliar dolarnya kepada putranya Alexander, kata keduanya dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Minggu (11/6).

Ayah kelahiran Hongaria 92 tahuh lalu itu mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa putranya yang berusia 37 tahun, anak bungsu kedua dari lima bersaudara, telah "berhasil".

Dicerca oleh kaum konservatif dan seringkali menjadi sasaran konspirasi anti-Semit, George Soros menggunakan kekayaannya yang terkumpul sebagai pemodal pada era 1970-an dan 80-an untuk mendirikan Open Society Foundations (OSF). Organisasinya itu mendukung berbagai kegiatan dan LSM di seluruh dunia, mulai dari dari program good-governance dan pembangunan demokrasi hingga inisiatif kebijakan publik liberal.

Dia juga menjadi salah satu donatur terbesar Partai Demokrat di Amerika Serikat.

Alexander, yang dipanggil Alex, mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa dia "lebih politis" daripada ayahnya, dan salah satu tujuan utamanya adalah melawan kemungkinan Donald Trump menjadi presiden lagi.

"Sebanyak saya ingin mendapatkan uang dari politik, selama pihak lain melakukannya, kita juga harus melakukannya," katanya.

Di bawah arahannya, Soros muda mengatakan, OSF akan melanjutkan jalan yang sama dengan yang dipetakan ayahnya, mendorong kebebasan berbicara, reformasi peradilan pidana, hak minoritas dan pengungsi, serta mendukung politisi liberal.

Tapi dia juga ingin merangkul hak-hak pemilih, hak aborsi, dan kesetaraan gender.

Dewan OSF diam-diam memilih Alex Soros sebagai ketua pada Desember lalu, Wall Street Journal melaporkan. Dia juga presiden "Super PAC" ayahnya - sejenis organisasi di Amerika Serikat yang dapat menghabiskan jumlah uang yang tidak terbatas untuk politik.

Seorang juru bicara OSF mengkonfirmasi kepada AFP pada Minggu bahwa "Alex adalah Ketua Yayasan Open Society," tanpa merinci lebih lanjut tentang waktu perubahan tersebut.

Surat kabar AS itu juga mengatakan dia adalah satu-satunya anggota keluarga di komite investasi Soros Fund Management, perusahaan yang mengawasi keuangan keluarga dan yayasan.

Sekitar 125 juta dolar AS telah disisihkan untuk super PAC selama beberapa tahun mendatang, sementara sebagian besar dari 25 miliar dolar Soros Management Fund akan diarahkan ke OSF, Wall Street Journal melaporkan.

Lebih fokus pada politik dalam negeri daripada Soros yang lebih tua, Alex sudah fokus membantu Demokrat meningkatkan daya tarik mereka dengan pemilih Latin dan meningkatkan jumlah pemilih kulit hitam.

"Pihak kita harus lebih baik untuk menjadi lebih patriotik dan inklusif," kata Soros Muda."Hanya karena seseorang memilih Trump bukan berarti mereka tersesat atau rasis."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.