Gawat Kondisinya, PBB Memperingatkan 3,7 Juta Anak di Sudan Terancam Malnutrisi Akut
📅 Minggu, 27 Okt 2024, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Anadolu
Ankara - Krisis kemanusiaan akibat konflik berkepanjangan di Sudan semakin memburuk, dan membuatjutaan orang membutuhkan bantuan mendesak, kata PBB, Jumat(25/10).
"Terdapat 3,7 juta anak di bawah lima tahun yang diperkirakan akan menderita malnutrisi akut parah tahun ini dan membutuhkan perawatan penyelamatan jiwa," demikian pernyataan bersama Badan Pengungsi PBB (UNHCR) dan Dana Anak-anak PBB (UNICEF).
"Anak-anak ini sudah lemah akibat kelaparan. Jika tidak segera mendapatkan bantuan, mereka memiliki risiko kematian 11 kali lebih besar akibat penyakit yang dapat dicegah dibandingkan dengan anak-anak yang lebih sehat di Sudan," pernyataan itu memperingatkan.
Akses ke layanan penting seperti air bersih, layanan kesehatan, dan tempat tinggal sangat terbatas.
"Saat kita menyaksikan runtuhnya infrastruktur vital, respons internasional harus segera ditingkatkan agar seimbang dengan besarnya kebutuhan," sebut pernyataan itu.
Seruan dari PBB dan komunitas internasional untuk menghentikan pertempuranterus meningkatkarena perang ini mendorong jutaan orang ke ambang kelaparan dan kematian akibat kekurangan pangan yang dipicu konflik.
Konflik bersenjata itu sendiri telah pun meluas ke 13 dari 18 negara bagian di Sudan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut PBB, sejak pertengahan April 2023, pecah konflik antara tentara Sudan dan personel Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter. Sejak itu, sudahlebih dari 20.000 orang tewas, dan membuat lebih dari 10 juta orang mengungsi dan terlantar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!