Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gaspol Ekosistem Industri Hijau, Kemenperin Pacu Aksi Berkelanjutan

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gaspol Ekosistem Industri Hijau, Kemenperin Pacu Aksi Berkelanjutan Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Instalasi pembangkit listrik tenaga surya yang terpasang di atap bangunan salah satu pabrik di kawasan industri Jababeka, Bekasi, Jawa Barat.

JAKARTA - Pemerintah terus berkomitmen mewujudkan swasembada energi nasional berkelanjutan sebagaimana ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto. Komitmen ini menjadi dasar strategis dalam membangun ketahanan energi sekaligus menegaskan arah kebijakan pembangunan industri di Indonesia. 

Langkah tersebut juga menjadi bagian integral dari upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional, di mana sektor industri diarahkan menjadi motor penggerak pertumbuhan melalui transformasi menuju ekosistem yang ramah lingkungan, inovatif, dan mandiri. 

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan Indonesia bisa dijadikan sebagai model pembangunan industri, mengingat pengalaman dalam proses industrialisasi yang dimiliki cukup panjang. "Oleh karenanya, Kemenperin tidak hanya menyiapkan regulasi, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung industri untuk tumbuh lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan," ucapnya di Jakarta, Selasa (29/4).

Dalam upaya mewujudkan sasaran tersebut, Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin memiliki beragam program strategis dalam mendorong transformasi sektor industri agar mampu beradaptasi dengan dinamika global. 

Kepala BSKJI Kemenperin, Andi Rizaldi menyampaikan transformasi menuju industri hijau dapat dicapai melalui penerapan teknologi bersih, efisiensi sumber daya, dan penguatan daya saing nasional. 

“Transformasi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pusat, tetapi harus diimplementasikan hingga ke tingkat pelaksana teknis," tegas Andi Rizaldi dalam tayangan Podcast OASIS (Obrolan Tematik Seputar Industri) yang tayang, Selasa (29/4). 

Pada momen podcast yang mengusung tema Mewujudkan Industri Berkelanjutan melalui Jasa Industri dari Kementerian Perindustrian, Andi Rizaldi menekankan pentingnya peran UPT di lingkungan BSKJI dalam mengakselerasi perwujudan industri tangguh dan harus menjadi aktor strategis dalam mendampingi industri untuk memenuhi regulasi sekaligus meningkatkan daya saing. Salah satu UPT yang dimaksud dalam hal ini adalah BBSPJPPI Semarang. 

Perluas Pasar

Sebagai satuan kerja teknis yang berfokus pada pencegahan pencemaran industri, BBSPJPPI memiliki kompetensi jasa industri yang terintegrasi dan pada beberapa jasa industri yang ditawarkan telah terakreditasi mengacu pada standar internasional.

Sementara itu, Kepala BBSPJPPI Sidik Herman mengungkapkan, pihaknya secara berkelanjutan berupaya memperluas akses pasar jasa industri yang dimiliki sehingga semakin dikenal dan berkontribusi untuk industri. Dia menambahkan sebagai Badan Layanan Umum (BLU) sejak tahun 2010, BBSPJPPI juga memiliki tarif kompetitif, skema negosiasi, serta proses bisnis yang fleksibel, menjadikan layanannya tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga ramah secara finansial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.