Ford Pastikan Recall 1,9 Juta Kendaraan Tak Berdampak ke Indonesia
📅 Minggu, 14 Sep 2025, 08:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Ford RMA Indonesia menegaskan bahwa penarikan kembali (recall) hampir dua juta kendaraan secara global tidak berpengaruh pada produk Ford yang dipasarkan di Indonesia.
Ford Motor Company dikabarkan melakukan recall terhadap 1,9 juta kendaraan yang memiliki masalah kamera belakang.
“Kami memahami adanya pemberitaan terkait penarikan kembali sejumlah kendaraan Ford di Amerika Serikat. Perlu kami tegaskan bahwa penarikan ini hanya berlaku di wilayah Amerika Serikat dan tidak berpengaruh pada kendaraan Ford yang dipasarkan di Indonesia,” ujar Country Manager Ford RMA Indonesia, Toto Suharto, dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (13/9).
Ia menjelaskan bahwa penarikan kembali hanya berlaku di Amerika Serikat.Model-model yang terdampak, seperti Lincoln MKC, Mustang, Expedition, Edge, hingga Ranger tahun 2019, tidak pernah menjadi bagian dari lini resmi Ford di Indonesia.
Ia juga memastikan, hingga saat ini tidak ada rencana resmi untuk memasarkan model-model tersebut di Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai distributor resmi, RMA bersama Ford Motor Company tetap berkomitmen menghadirkan produk berkualitas dengan standar keselamatan global, sekaligus memberikan layanan purna jual terbaik bagi konsumen Indonesia.
"Model yang terdampak penarikan tersebut tidak pernah menjadi bagian dari lini resmi Ford di Indonesia, dan hingga saat ini tidak ada rencana resmi untuk memasarkan model tersebut di sini," ujarnya.
Sebelumnya, Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat melaporkan bahwa kamera belakang pada sejumlah model Ford bisa menampilkan gambar terbalik, terdistorsi, atau kosong saat mobil dimundurkan. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan.
Recall yang diumumkan pada Selasa (9/9) waktu setempat mencakup 1,45 juta kendaraan di AS, 122.000 di Kanada, dan 300.000 di pasar lain.
Hingga kini, Ford menerima lebih dari 44.000 klaim garansi global dan mencatat 18 kecelakaan terkait kerusakan kamera, meski belum ada laporan korban luka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!