Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

First Citizens Bank Resmi Ambil Alih Silicon Valley Bank

📅 Rabu, 29 Mar 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
First Citizens Bank Resmi Ambil Alih Silicon Valley Bank Doc: ISTIMEWA
Ket. Kantor First Citizens Bank di AS

NEW YORK- Bank regional di Amerika Serikat (AS), First Citizens BancShares, Inc. Pada Senin (27/3) di New York mengumumkan bahwa anak perusahaannya First-Citizens Bank & Trust Company telah menandatangani perjanjian dengan Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) untuk membeli semua pinjaman dan menanggung semua simpanan pelanggan dari Silicon Valley Bank (SVB) yang mengalami kegagalan.

First Citizens Bank akan membeli aset senilai 110 miliar dollar AS dari Silicon Valley Bridge Bank, N.A., yang didirikan oleh FDIC setelah keruntuhan Silicon Valley Bank pada 10 Maret 2023 lalu.

Menurut First Citizens BancShares, pembelian tersebut termasuk 35,26 miliar dollar AS kas tunai, 72,11 miliar dollar AS pinjaman bruto dan 2,7 miliar dollar AS aset lainnya. Selain itu, First Citizens Bank akan menanggung 93,63 miliar dollar AS kewajiban dari Silicon Valley Bridge Bank, N.A. termasuk 56,49 miliar dollar AS simpanan, 34,6 miliar dollar AS pinjaman, dan 2,54 miliar dollar AS kewajiban lainnya.

Dalam keterangan tertulis bank tersebut menyatakan First Citizens Bank menyegel kesepakatan melalui proses penawaran kompetitif dengan diskon 16,45 miliar dollar AS.

Saat ini, Silicon Valley Bridge Bank memiliki total aset sekitar 167 miliar dollar AS dan total simpanan sekitar 119 miliar dollar AS per 10 Maret, ketika Silicon Valley Bank ditutup oleh Departemen Perlindungan Keuangan dan Inovasi California yang berada di bawah kurator FDIC.

Gelombang Kejutan

FDIC sendiri dalam keterangannya mengatakan sekitar 90 miliar dollar AS dalam sekuritas dan aset lainnya di bawah Silicon Valley Bridge Bank akan tetap berada dalam kurator untuk disposisi.

"First Citizens Bank juga akan menerima jalur kredit yang tersedia dari FDIC untuk keperluan likuiditas kontinjensi. Selain itu, First Citizens Bank telah menandatangani perjanjian pembagian kerugian dengan FDIC untuk memberikan perlindungan penurunan lebih lanjut terhadap potensi kerugian kredit," kata First Citizens BancShares dalam rilis seperti dikutip Antara dari kantor berita Reuters.

Sejak Senin (27/3), sebanyak 17 cabang lama Silicon Valley Bridge Bank, N.A. akan mulai beroperasi sebagai Silicon Valley Bank, sebuah divisi dari First Citizens Bank.

First Citizens BancShares mengatakan telah menerima semua persetujuan peraturan dan transaksi telah ditutup.

Pada akhir tahun 2022, First Citizens BancShares, yang berkantor pusat di Raleigh, North Carolina, memiliki 550 cabang dan kantor perbankan swasta di Amerika Serikat dengan aset 109 miliar dollar AS dan simpanan 89 miliar dollar AS.

Gejolak perbankan AS dalam keruntuhan Silicon Valley Bank yang berfokus pada teknologi baru-baru ini, dan dua pemberi pinjaman kripto Signature Bank dan Silvergate Bank mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh pasar global dan meningkatkan kekhawatiran tentang risiko penularan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.