Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fintech Diharapkan Bantu Mempercepat Digitalisasi UMKM

📅 Kamis, 22 Apr 2021, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fintech Diharapkan Bantu Mempercepat Digitalisasi UMKM Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi Fintech

JAKARTA- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menilai keberadaan teknologi berbasis finansial (fintech) yang makin pesat dapat membantu percepatan proses digitalisasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Asisten Deputi Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Edwin Manansang dalam diskusi di Jakarta, Kamis, mengatakan kolaborasi fintech dengan pelaku UMKM tersebut dapat memberikan kesempatan berupa pasar yang lebih luas.

Selain itu, ia menambahkan keberadaan fintech tersebut juga dapat memberikan alternatif pembiayaan maupun solusi keuangan lainnya bagi UMKM yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan.

"Tentu, hal ini tidak mudah. Peningkatan literasi masyarakat akan solusi keuangan digital adalah pekerjaan rumah kita bersama-sama," kata Edwin.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM telah menyentuh angka 64,2 juta pada 2018 atau setara 99,99 persen dari jumlah pelaku usaha di Indonesia secara keseluruhan.

Namun, beberapa UMKM masih terkendala dalam memperoleh akses terhadap kredit dari bank antara lain karena minimnya informasi mengenai profil UMKM dan belum memenuhinya persyaratan manajemen risiko.

UMKM juga masih kesulitan memperoleh pembiayaan karena pencatatan keuangan yang kurang memadai serta kurangnya pengetahuan para pelaku UMKM terhadap alternatif pembiayaan lain.

Untuk itu, selama pandemi COVID-19, 52 penyelenggara fintech yang tergabung dalam Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) telah menyediakan total sekitar 55 program insentif, kemudahan, dan solusi finansial bagi masyarakat yang terdampak ekonominya.

Upaya ini dilakukan dan dikembangkan dengan melibatkan penyelenggara fintech yang berasal dari berbagai model bisnis seperti P2P lending, Financial Planner, Project Financing, Dompet Digital, dan lainnya.

Inisiatif tersebut muncul mengingat besarnya potensi kolaborasi penyelenggara fintech dan pelaku UMKM dalam menghadirkan solusi nyata yang mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Dalam kesempatan ini, Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital (GIKD) OJK Triyono Gani menambahkan para penyelenggara Inovasi Keuangan Digital perlu berkolaborasi dengan anggota ekosistem keuangan lainnya dan masyarakat, khususnya UMKM.

"Meningkatkan akses kepada layanan keuangan digital dan pemahaman pelaku UMKM terhadap manfaat dan risiko penggunaan fintech dalam kegiatan usaha mereka merupakan hal utama yang perlu kita lakukan secara berkelanjutan," kata Triyono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Rona
BDx Mulai Bangun Pusat Data...
Advertisement
Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.