Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PPPA Ajak Masyarakat Empati Sikapi Pembunuhan Ibu-Anak Madiun

7 Sabtu, 07 Nov 2026, 13:16 WIB | Oleh:
Menteri PPPA Ajak Masyarakat Empati Sikapi Pembunuhan Ibu-Anak Madiun Menteri PPPA Ajak Masyarakat Empati Sikapi Pembunuhan Ibu-Anak Madiun Doc: ANTARA/HO-KemenPPPA
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi.

JAKARTA -- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mengajak masyarakat untuk menyikapi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, dengan empati dan bijaksana, menghormati korban serta keluarganya, dan memberikan ruang bagi proses hukum.

"Kami mengajak masyarakat untuk menyikapi peristiwa ini dengan penuh empati, menghormati korban dan keluarga yang ditinggalkan, serta memberikan ruang bagi proses hukum untuk berjalan," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Sabtu.

Pihaknya juga menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas peristiwa kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya seorang ibu dan anaknya tersebut.

Menurut dia, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memperkuat kepedulian dan perlindungan terhadap perempuan dan anak, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

"Perlindungan bagi perempuan dan anak harus terus diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang," kata Arifah Fauzi.

Ia juga menekankan perlindungan perempuan perlu berjalan beriringan dengan penguatan ketahanan keluarga dan pemberdayaan perempuan.

Arifah Fauzi menilai berbagai tantangan, seperti tekanan ekonomi, tanggung jawab keluarga, pengasuhan anak, dan kondisi lingkungan sosial, dapat mempengaruhi kehidupan perempuan.

Oleh karena itu, dukungan keluarga, masyarakat, dan negara diperlukan agar perempuan memiliki ruang dan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang aman serta bermartabat.

Salah satu upaya yang perlu diperkuat adalah pemberdayaan ekonomi perempuan.

Menurut dia, akses terhadap pendidikan, keterampilan, pekerjaan, penghasilan, dan sumber daya ekonomi dapat memperluas kesempatan perempuan untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kemandirian, serta mengambil keputusan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

"Pemberdayaan ekonomi perempuan perlu terus diperkuat agar perempuan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kesejahteraannya. Pada saat yang sama, dukungan sosial, perlindungan hukum, dan layanan yang mudah dijangkau juga harus tersedia ketika perempuan menghadapi situasi yang membutuhkan pertolongan," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Status Tahanan Rumah Najib ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.