Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapolres: Tidak Ada Korban Jiwa Pada Pembakaran Kamp Pekerja di Fef

7 Sabtu, 07 Nov 2026, 13:20 WIB | Oleh:
Kapolres: Tidak Ada Korban Jiwa Pada Pembakaran Kamp Pekerja di Fef Kapolres: Tidak Ada Korban Jiwa Pada Pembakaran Kamp Pekerja di Fef Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Tambrauw
Ket. Polisi melakukan pengecakan sekaligus pengamanan pascapembakaran camp pekerja di Kampung Sikor, Distrik Fef, Kabupaten Tambrauw, Jumat (6/11/26)

SORONG --  Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tambrauw AKBP Eddwar Martua Pandjaitan, menegaskan tidak ada korban jiwa dalam insiden pembakaran camp pekerja proyek pembangunan jalan di Kampung Sikor, Distrik Fef, Kabupaten Tambrauw, yang terjadi pada Rabu (4/11).

Penegasan tersebut disampaikan Kapolres menyusul beredarnya informasi atau postingan di media sosial yang mengatasnamakan kelompok tertentu dan mengklaim adanya pembunuhan terhadap anggota TNI, Polri, maupun masyarakat dalam peristiwa tersebut.

"Saya selaku Kapolres Tambrauw mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial, khususnya informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," ujar Kapolres Tambrauw AKBP Eddwar Martua Pandjaitan di Tambaruw, Sabtu.

Kapolres mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan dan fakta kejadian yang telah diketahui pihak kepolisian hingga saat ini, tidak ditemukan adanya korban meninggal dunia sebagaimana diklaim dalam informasi yang beredar.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut berupa pembakaran camp kerja serta perusakan sejumlah kendaraan, termasuk mobil dan sepeda motor milik pekerja proyek.

Saat ini, lanjutnya, Polri terus melakukan langkah-langkah penanganan serta pendalaman terhadap peristiwa tersebut guna mengungkap secara jelas kejadian yang berlangsung di wilayah Kampung Sikor.

Selain itu, Kapolres juga menanggapi adanya pernyataan bernada ancaman pengusiran terhadap masyarakat yang bukan orang asli Papua serta larangan kepada pemerintah untuk melaksanakan pembangunan di Kabupaten Tambrauw.

Menurutnya, seluruh masyarakat yang tinggal dan mencari kehidupan di Kabupaten Tambrauw memiliki hak yang sama untuk mendapatkan rasa aman dan perlindungan hukum tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun asal daerah.

"Tidak boleh ada masyarakat yang merasa terancam, takut, ataupun kehilangan haknya untuk hidup secara damai hanya karena perbedaan latar belakang. Tambrauw adalah rumah kita bersama," tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat asli Papua dan seluruh warga yang hidup berdampingan di wilayah Tambrauw merupakan bagian dari kehidupan sosial yang harus dijaga bersama.

Kapolres juga mengajak masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, termasuk foto maupun video yang berpotensi menimbulkan kepanikan serta narasi yang dapat memecah belah persatuan.

"Kami memahami situasi saat ini dapat menimbulkan kekhawatiran. Namun, Polri bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus berkoordinasi serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.

Ia mengimbau warga agar tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, tetap waspada, serta segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila mengetahui informasi atau aktivitas yang berpotensi mengganggu situasi keamanan.

Kapolres menegaskan, tidak boleh ada pihak mana pun yang menggunakan ancaman dan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Perbedaan pendapat, menurutnya, tidak boleh diselesaikan melalui tindakan kekerasan.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan harus tetap dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keamanan, sekaligus menghormati hak-hak masyarakat adat dan kepentingan seluruh masyarakat yang berada di Kabupaten Tambrauw.

"Polri hadir untuk melindungi dan melayani seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan. Mari bersama-sama menjaga keamanan, ketenteraman, dan kedamaian di Kabupaten Tambrauw," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Status Tahanan Rumah Najib ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.