DLH Kaltim Ungkap Kondisi Kualitas Udara, Mayoritas Wilayah Masuk Kategori Sedang.
Sabtu, 07 Nov 2026, 14:10 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur mencatat bahwa sebagian besar mutu kualitas udara daerah setempat berada pada kategori sedang.
“Sebagian besar kualitas udara daerah berada pada kategori sedang yang relatif aman,” kata Kepala DLH Kaltim Joko Istanto di Samarinda, Sabtu.
Laporan berkala kualitas udara ambien tersebut berdasarkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara wilayah per 6 November 2026.
Penilaian mutu udara daerah mengacu pada standar resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui lima rentang penilaian baku daerah setempat.
“Pemantauan stasiun tetap mencatat indeks udara Samarinda bergerak dari angka 52 hingga 90,” ujar Joko.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kualitas udara kawasan Kota Balikpapan dan Kota Bontang juga terpantau sangat stabil pada kategori sedang sepanjang hari pemantauan daerah setempat.
Sementara itu stasiun pemantauan Penajam Paser Utara serta Sendawar Kutai Barat turut mencatat mutu udara pada kategori sedang secara konsisten.
“Kualitas udara Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN Sepaku juga terpantau aman kategori sedang,” tutur Joko.
Dua titik utama pemantauan KIPP IKN yaitu Plaza Bhinneka serta Plaza Seremoni mencatatkan indeks mutu udara stabil kategori sedang secara berkelanjutan.
Namun demikian titik pemantauan Muara Jawa Tengah serta Wonotirto Samboja, Kutai Kartanegara mencatatkan indeks mutu udara dalam kategori tidak sehat.
“Warga di area kategori tidak sehat diimbau mengenakan masker saat bepergian ke luar,” ucap Joko.
Selain itu pengukuran stasiun manual wilayah Tenggarong Kutai Kartanegara serta Berau juga mencatatkan indeks mutu udara dalam kategori tidak sehat.
Dinas Lingkungan Hidup Kaltim meminta kelompok rentan seperti anak dan lansia untuk membatasi aktivitas fisik berlebih di luar ruangan daerah.
“Masyarakat dapat memantau pembaruan data ISPU secara berkala melalui portal resmi DLH,” kata Joko.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!