Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Film The Longest Wait Angkat Sisi Humanisme Perjuangan Timnas Indonesia

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 18:29 WIB | Oleh:
Film The Longest Wait Angkat Sisi Humanisme Perjuangan Timnas Indonesia Doc: ANTARA/Aloysius Lewokeda
Ket. Pemain Timnas Sepak Bola Indonesia Shayne Pattynama (keempat kanan) bersama Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto (keempat kiri) beserta perwakilan dari rumah produksi film, sponsorship, dan suporter, berfoto bersama dalam peluncuran poster film The Longest Wait dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/4).

JAKARTA - Rumah produksi film Fremantle Indonesia dan Beach House Pictures segera merilis film dokumenter The Longest Wait: The Dream: No Dream is Too Far, No Wait is Too Long yang mengisahkan sisi humanisme perjuangan tim nasional sepak bola Indonesia.

"Yang ingin kami tampilkan (dalam film ini) bukan sekadar hasil, tetapi sisi humanisme dari para pemain yang tergabung di dalam timnas," kata Executive Producer Fremantle Indonesia Sakti Parantean dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Selain sisi humanisme para pemain, film yang akan ditayangkan secara serentak di seluruh bioskop di Indonesia pada 18 Juni 2026 itu juga mengisahkan ekosistem yang mendukung para pemain, seperti pelatih serta para suporter.

Sakti menjelaskan bahwa kehadiran film dokumenter itu untuk mengangkat momentum keemasan Timnas Indonesia saat mencetak sejarah dengan lolos ke putaran ketiga kualifikasi zona Asia Piala Dunia 2026.

Pencapaian itu, kata dia, menghidupkan kembali impian bangsa Indonesia ke Piala Dunia. Indonesia tampil di Piala Dunia 1938 yang diadakan di Prancis, namun saat itu bernama Hindia Belanda karena masih dijajah Belanda.

Ia menjelaskan bahwa perjalanan Timnas Garuda pada kualifikasi putaran ketiga dan keempat memiliki banyak cerita dan lika-liku yang tercipta. Banyak hal yang sudah diketahui publik, namun banyak pula yang belum diketahui.

"Untuk itu film ini hadir mengisahkan tentang perjuangan, impian yang di dalamnya tentu ada harapan timnas yang tak padam untuk tampil di panggung tertinggi," katanya.

Pemain Timnas Indonesia Shayne Pattynama mengatakan bahwa keikutsertaannya berperan dalam film menjadi pengalaman hidup yang sangat berarti baginya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Ia menjelaskan bahwa proses pembuatan film dokumenter tersebut berjalan sangat baik dengan menampilkan fakta-fakta yang murni.

"Seperti yang kami katakan juga, kuncinya adalah mendapatkan kepercayaan, memiliki perasaan yang baik sehingga merasa nyaman dengan kamera di sekitar untuk berbicara hal yang benar, dan itu tidak terasa dipaksakan,” katanya.

Pattynama meyakini bahwa banyak pihak terutama pendukung Timnas Garuda pasti menantikan kehadiran film tersebut, termasuk para pemain timnas sendiri.

"Seperti yang saya katakan, saya sendiri belum melihatnya (secara utuh), jadi saya sangat, sangat bersemangat," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.