Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Filipina Kembali Tuduh Kapal Tiongkok Lakukan Tindakan 'Berbahaya'

📅 Minggu, 18 Feb 2024, 14:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Kembali Tuduh Kapal Tiongkok Lakukan Tindakan 'Berbahaya' Doc: AFP/Ted ALJIBE
Ket. Kapal-kapal Tiongkok membayangi kapal Filipina yang sedang mengantarkan makanan dan bahan bakar kepada nelayan Filipina agar mereka dapat menghabiskan waktu lebih lama di laut dan menangkap lebih banyak ikan.

LAUT CINA SELATAN - Filipina pada Sabtu (17/2) menuduh kapal penjaga pantai Tiongkok melakukan manuver yang "berbahaya" setelah mereka berulang kali memblokir kapal Filipina yang mengirimkan pasokan ke nelayan di terumbu karang di lepas pantai negara Asia Tenggara itu.

Insiden tersebut terjadi di dekat Scarborough Shoal yang dikuasai Tiongkok pada Kamis (15/2) dan Jumat (16/2), beberapa hari setelah Penjaga Pantai Filipina melontarkan tuduhan serupa terhadap kapal Tiongkok di wilayah yang sama.

Scarborough Shoal - rangkaian karang dan bebatuan berbentuk segitiga di Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan - telah menjadi titik konflik antara kedua negara sejak Tiongkok merebutnya dari Filipina pada 2012.

Sejak itu, Beijing mengerahkan kapal patroli yang menurut Manila mengganggu kapal-kapal Filipina dan mencegah nelayan Filipina mencapai laguna yang ikannya lebih banyak.

Dalam insiden terbaru, sebuah kapal angkatan laut Tiongkok, kapal Penjaga Pantai Tiongkok, dan kapal Tiongkok lainnya membayangi sebuah kapal Filipina milik Biro Perikanan dan Sumber Daya Perairan yang membawa makanan dan bahan bakar untuk para nelayan Filipina, sehingga memungkinkan mereka menghabiskan lebih banyak waktu di laut dan mengejar tangkapan yang lebih besar.

Koresponden AFP dan jurnalis dari beberapa media lokal berada di kapal BRP Datu Tamblot Filipina untuk perjalanan pulang pergi selama tiga hari.

Kapal Datu Tamblot dan kapal Penjaga Pantai Tiongkok berulang kali saling melontarkan ancaman melalui radio, dan masing-masing pihak saling menuduh satu sama lain melanggar batas wilayah perairan mereka.

Dalam empat kesempatan, kapal penjaga pantai Tiongkok sempat memblokir Datu Tamblot dengan melintasi haluan dan berhenti di jalurnya saat mendekati perairan dangkal.

"Tidak diperbolehkan bagi kapal mana pun untuk melintasi haluan kapal lain karena sangat berbahaya," kata Komodor Penjaga Pantai Filipina Jay Tarriela pada konferensi pers di Manila.

Tarriela, juru bicara penjaga pantai untuk Laut Filipina Barat, mengatakan tindakan seperti itu dapat "menyebabkan tabrakan".

Terlepas dari tindakan Tiongkok, Datu Tamblot berhasil mencapai perairan dangkal tersebut dalam jarak beberapa kilometer dan mengirimkan 21.000 liter solar dan perbekalan lainnya ke 19 kapal nelayan Filipina, kata Tarriela.

Scarborough Shoal terletak 240 km sebelah barat pulau utama Luzon di Filipina dan hampir 900 km dari daratan utama Tiongkok terdekat, Hainan.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh wilayah perairan tersebut dan mengabaikan keputusan pengadilan internasional yang menyatakan pernyataan mereka tidak memiliki dasar hukum.

Insiden-insiden tersebut terjadi setelah ketegangan antara Tiongkok dan Filipina di sekitar terumbu karang yang disengketakan di Laut Tiongkok Selatan tahun lalu yang mengakibatkan tabrakan antar-kapal dari kedua negara dan kapal-kapal Tiongkok yang menembakkan meriam air ke kapal-kapal Filipina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

48 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.