Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festival Youtuber Desa Upaya Mendorong Generasi Muda Jadi Agen Pembangunan

📅 Selasa, 18 Nov 2025, 17:43 WIB | Oleh:
Festival Youtuber Desa Upaya Mendorong Generasi Muda Jadi Agen Pembangunan Doc: ANTARA/Tri Meilani Ameliya.
Ket. Tangkapan layar Direktur Penyerasian Pembangunan Sarana dan Prasarana Kemendes PDT Teguh Hadi Sulistiono menyampaikan paparan dalam Sosialisasi Festival Youtuber Desa, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (18/11).

JAKARTA - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mendorong generasi muda di desa bertransformasi menjadi agen pembangunan melalui penyelenggaraan Festival Youtuber Desa.

“Kami mengharapkan anak-anak muda desa ini jangan hanya sekadar scroll TikTok ataupun IG, ataupun Facebook, tapi ayo kalau punya kreativitas, punya ide, kita jadi Youtuber,” kata Direktur Penyerasian Pembangunan Sarana dan Prasarana Kemendes PDT Teguh Hadi Sulistiono dalam Sosialisasi Festival Youtuber Desa, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (18/11).

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan program Festival Youtuber Desa dirancang untuk melahirkan kreator-kreator digital desa yang mampu mengangkat potensi lokal, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus mempromosikan budaya dan wisata desa secara lebih luas.

Dalam paparannya, Teguh menegaskan bahwa festival tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga menjadi ruang bagi anak muda desa untuk berkarya sekaligus berkontribusi pada pembangunan daerahnya.

Festival Youtuber Desa, kata dia melanjutkan, bertujuan memperkuat peran pemuda sebagai motor perubahan melalui konten digital yang membahas potensi desa, mulai dari budaya, produk unggulan, wisata, hingga sumber daya alam. Konten yang dihasilkan juga diarahkan sejalan dengan 12 Rencana Aksi Desa Bangun Desa, termasuk pengembangan BUMDes, desa wisata, ketahanan iklim, desa energi, hingga desa ekspor.

Menurut Teguh, Kemendes PDT menilai minat anak muda pada dunia konten digital sangat tinggi. Oleh karena itu, Festival Youtuber Desa diarahkan untuk menjadi pintu masuk penguatan kreativitas sekaligus peningkatan kapasitas.

“Tujuannya yaitu untuk mendorong lahirnya kreator-kreator digital dari desa yang mampu mengangkat potensi lokal dan juga kisah-kisah inspiratif masyarakat desa,” kata dia.

Program tersebut bersifat terbuka bagi pemuda desa di seluruh Indonesia, dengan periode pengiriman karya dari 10 November hingga 25 Desember 2025. Sebelum penilaian, peserta akan mengikuti welcoming session sekaligus coaching clinic pada 26–27 November. Dalam sesi itu, para profesional dari industri digital akan membagikan teknik terkait pembuatan konten, monetisasi, hingga penyuntingan video.

Selain mencetak agen pembangunan desa, Kemendes juga berharap para peserta mampu mengembangkan jejaring kreator desa. Festival ini diharapkan menjadi ekosistem kolaboratif yang memperkuat peran pemuda sebagai promotor digital desa, termasuk untuk mendukung UMKM, BUMDes, dan sektor wisata.

Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada 15 Januari 2026 bertepatan dengan Hari Desa Nasional yang akan digelar di Boyolali.

Kemendes PDT optimistis Festival Youtuber Desa dapat melahirkan generasi baru kreator desa yang tidak hanya kreatif, tetapi juga berdampak langsung terhadap pembangunan desa. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.