Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festival Erau Adat Kutai Ditutup dengan Prosesi Sakral Belimbur

📅 Minggu, 29 Sep 2024, 16:34 WIB | Oleh:
Festival Erau Adat Kutai Ditutup dengan Prosesi Sakral Belimbur Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi
Ket. Prosesi mengulur Naga digelar sebelum Belimbur. Replika Naga Laki dan Naga Bini diarak dari Tenggarong menuju Kutai Lama, Kutai Kartanegara, Minggu (29/9).

KUTAI KERTANEGARA - Prosesi Belimbur menjadi penutup sakral dari puncak Festival Erau Adat Kutai 2024 sebagai simbol keabadian adat leluhur dan keberlangsungan tradisi di tanah Kutai, Kalimantan Timur.

"Bersama-sama kita mendoakan agar seluruh rangkaian prosesi adat ini berlangsung dengan hikmat dan tertib, agar memberi citra yang baik di mata rakyat Kalimantan Timur dan seluruh Nusantara," ujar Pjs Bupati Kutai Kartanegara Bambang Arwanto saat membuka prosesi Belimbur pada Festival Erau di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Minggu.

Sebelum Belimbur, prosesi Mengulur Naga digelar. Replika Naga Laki dan Naga Bini diarak dari Tenggarong menuju Kutai Lama.

Di muara Sungai Mahakam, tubuh kedua naga dilarung sebagai persembahan kepada penguasa alam gaib. Sementara kepala dan ekornya dibawa kembali ke Tenggarong untuk disemayamkan di Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura.

Prosesi ini bukan sekadar simbolis, melainkan ritual sakral yang menjadi sarana komunikasi antara alam nyata dan alam gaib. Saat tubuh naga dilarung, Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura melaksanakan ritual Berumbang dan Rangga Titi di Tenggarong sebagai persiapan spiritual sebelum Belimbur.

Belimbur adalah ritual pencucian diri yang dilakukan setelah air suci (Air Tuli) dari Kutai Lama tiba di Tenggarong. Sultan, kerabat Kesultanan, dan masyarakat akan memercikkan Air Tuli ke tubuh dengan Mayang Pinang, serta ke empat penjuru mata angin. Ini melambangkan pembersihan diri dari pengaruh jahat dan permohonan perlindungan dari Yang Maha Kuasa.

Bambang Arwanto mengajak semua pihak menjaga ketertiban dan menghormati nilai-nilai luhur adat istiadat Kutai agar ritual berjalan lancar.

"Dalam melaksanakan ritual adat Belimbur yang sakral ini, kita semua wajib menjaga etika dan sopan santun," tegasnya.

Tata krama Belimbur adalah titah Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura. Rakyat yang bersuka cita di tanah Kutai harus mematuhi aturan agar makna suci Belimbur tidak ternodai oleh perilaku tidak pantas.

Pangeran Aji Amijoyo dari Kesultanan Kutai ing Martadipura menambahkan bahwa prosesi ini akan mengulang tapak tilas dengan membawa dua replika naga ke Kutai Lama.

Menurut Pangeran Aji Amijoyo, festival ini menjadi representasi identitas bangsa Indonesia melalui kearifan lokal dan semangat masyarakat dalam melestarikan tradisi.

Selain aspek budaya, Erau juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kutai Kartanegara.

Festival ini menjadi potensi penggerak peningkatan pariwisata di wilayah Kalimantan Timur, terutama dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara yang beririsan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Erau diharapkan dapat menjadi citra eksklusif yang membanggakan bagi masyarakat Kalimantan Timur," ungkap Amijoyo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

15 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.