Festival Buah di Karo Semakin Diminati Masyarakat, Bisa Jadi Andalan Menarik Wisatawan
📅 Minggu, 03 Agu 2025, 14:21 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ant
KARO – Buah menjadi salah satu makanan yang harus dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Tak heran, pengunjung Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2025 membeludak mencapai 80.000 orang.
Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyatakan akan terus mengembangkan festival buah untuk menarik wisatawan ke daerah Sumut ini. "Pengunjung festival tak hanya dari8 tanah Karo. Mereka bahkan datang dari daerah-daerah lain seperti Kota Medan, Binjai, Kabupaten Deli Serdang, maupun Kabupaten Langkat," ujar Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Karo, Munarta Ginting, di Medan, Minggu.
Munarta melanjutkan festival tahunan yang diselenggarakan dari 31Juli - 2 Agustus 2025 tersebut, paling ramai pengunjung pada hari pertama yang mencapai sekitar 50.000 orang.
Menurut dia, pengunjung ramai melihat karnaval festival bunga dan buah tersebut karena wisatawan dimanjakan dengan hasil bumi Karo yang dipamerkan dan berbagai kegiatan pertunjukan musik yang dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha.
Ajang yang digelar di Open Stage Taman Menjuah Juah Berastagi selama tiga hari itu juga diisi penampilan seni musik, tarian, makan buah gratis dan business matching, berbagai kegiatan lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tahun ini adanya business matching dan coaching clinik tentang produk hasil pertanian Karo. Jadi pihak eksportir mempertemukan dengan pelaku UMKM untuk bekerja sama," ucap dia.
Munarta menambahkan festival itu menghasilkan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Karo dan pihak eksportir ke depan untuk menampung produk hasil Karo dan mencoba pasar ritel modern.
"Secara keseluruhan diperkirakan perputaran uang selama kegiatan festival bunga dan buah mencapai 6 miliar yang melibatkan 110 pelaku UMKM, jadi ada peningkatan perekonomian di wilayah ini," ucap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan untuk ke depan, Pemkab Karo akan melakukan kerja sama dengan konsulat yang ada di Medan dalam mempromosikan festival tersebut. Hal ini sebagai peningkatan jumlah wisatawan mancanegara untuk datang ke Karo, selain melihat keindahan alam dan menunjukkan hasil pertanian dan budaya.
Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha sebelumnya mengatakan bahwa sejarah mencatat Kabupaten Karo punya andil besar bagi Indonesia. Dari sektor pertanian, lanjut dia, Karo berkontribusi besar memasok produk hortikultura, lalu sektor pariwisata yang diperhitungkan dan memiliki catatan sejarah nasional.
"Karo berkontribusi besar untuk Indonesia, pertanian, pariwisata. Juga sejarah, karena di sini Soekarno dan Hatta pernah diasingkan. Nenek moyang Karo membantu sekuat tenaga memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia," kata Giring.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!