Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Fajar Nugros Buat Karya Film Suspense Thriller Perdananya

📅 Senin, 07 Agu 2023, 23:23 WIB | Oleh:
Fajar Nugros Buat Karya Film Suspense Thriller Perdananya Doc: antara

Sutradara Fajar Nugros kembali membuat karya film terbarunya berjudul "Sleep Call" dengan genre suspense thriller yang baru pertama kali dibuat sepanjang karier penyutradaraannya.

Dalam acara penayangan perdana trailer dan poster film "Sleep Call" di Jakarta, Senin, Fajar mengatakan genre suspense thriller dipilih untuk memperluas pengalamannya dalam menyutradarai film. Selain itu, ia melihat fenomena sleep call yang saat ini banyak digunakan masyarakat untuk mengusir rasa sepi atau terhubung dengan orang terkasih, sehingga ia pun memutuskan untuk menggarap "Sleep Call" sebagai sebuah film.

"Sebagai film maker, kita harus memberikan experience penonton yang berbeda di bioskop. Suspense thriller adalah salah satu genre yang mungkin bisa memberikan pengalaman menonton yang berbeda," kata Fajar.

Sebagai informasi, suspense thriller merupakan genre film yang biasanya karakter korban mengalami sesuatu yang membahayakan nyawanya, sehingga penonton ikut berdebar dan merasakan ketegangan yang dirasakan tokoh protagonis.

Selain menyoroti fenomena sleep call, Fajar turut memasukkan premis cerita seputar kesehatan mental yang juga disoroti banyak orang, termasuk oleh generasi muda. Fajar mengaku cukup banyak melakukan observasi dan riset untuk film barunya tersebut.

Menariknya, Fajar mencoba meminjam uang di salah satu aplikasi pinjaman uang untuk menambah pengetahuannya seputar pinjaman uang daring. Bukan tanpa sebab, dalam film "Sleep Call," karakter utama di dalamnya memiliki latar sebagai pegawai aplikasi pinjaman daring, sehingga Fajar pun mencoba sendiri meminjam uang di salah satu aplikasi pinjaman uang untuk memperkaya konteks penggambaran di adegan film karyanya.

"Saya melakukan riset dengan mendownload aplikasi pinjol (pinjaman online) dan saya nggak bayar-bayar selama 3 - 4 hari. Saya diteror dan dikirimin SMS," kata Fajar.

Fajar juga mengelaborasi pengalaman sutradaranya selama bertahun - tahun dengan menonton film bergenre suspense thriller untuk karya terbarunya tersebut. Meskipun ada kesulitan tersendiri saat membuat film genre tersebut dibandingkan film yang selama ini dibuatnya, Fajar cukup puas dengan hasil akhir dari film "Sleep Call."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa d...

Warga Pasuruan Rayakan Semarak Piala Dunia 2026

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Warga Pasuruan Rayakan Sema...

Edukasi Program Tunggu Anak Siap di Jakarta

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Edukasi Program Tunggu Anak...

LRT Jakarta Fase 1B Hampir Rampung

1 jam lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
LRT Jakarta Fase 1B Hampir ...
Megapolitan
Jembatan Penyeberangan Oran...
Daerah
Harmony of Solo, Mural untu...

Limbah Pabrik Cemari Setu di Depok

2 jam lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Limbah Pabrik Cemari Setu d...

Draf Akhir Kesepakatan Damai Antara AS dan Iran Telah Tercapai

5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Draf Akhir Kesepakatan Dama...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.