Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

FA Resmi Dakwa Chelsea, Ancaman Denda & Pengurangan Poin Mengintai!

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 20:48 WIB | Oleh:
FA Resmi Dakwa Chelsea, Ancaman Denda & Pengurangan Poin Mengintai! Doc: ANTARA/Gilang Galiartha
Ket. Ilustrasi logo klub Liga Inggris, Chelsea.

JAKARTA - Klub sepak bola Inggris, Chelsea kembali diterpa badai. Klub asal London itu resmi didakwa Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) atas 74 pelanggaran keuangan terkait agen dan transfer pemain di era miliarder Rusia Roman Abramovich. Tuduhan yang menyoroti periode 2009 hingga 2022 ini berpotensi berujung pada denda besar, pengurangan poin, bahkan larangan transfer.

"Secara total, 74 dakwaan telah diajukan terhadap Chelsea FC," bunyi pernyataan FA melalui situs resmi mereka.

Chelsea diberi waktu hingga 19 September untuk memberikan tanggapan resmi atas dakwaan ini.

Pelanggaran yang diduga ini terutama berkaitan dengan pelaporan keuangan yang tidak lengkap terkait transaksi agen, termasuk pembelian pemain seperti Eden Hazard, Samuel Eto'o, dan Willian.

Investigasi FA ini merupakan bagian dari proses yang lebih luas, di mana Chelsea telah membuka buku keuangan mereka sepenuhnya kepada otoritas terkait, termasuk Liga Inggris yang juga sedang menyelidiki kasus serupa.

Tak lama berselang, Chelsea merespons dengan mengatakan bahwa isu ini telah dilaporkan secara sukarela oleh manajemen baru setelah akuisisi klub pada Mei 2022 oleh konsorsium yang dipimpin Todd Boehly dan Clearlake Capital.

"Grup pemilik Klub menyelesaikan pembelian klub pada 30 Mei 2022. Selama proses uji tuntas yang menyeluruh sebelum pembelian selesai, grup pemilik menyadari adanya potensi ketidaklengkapan pelaporan keuangan terkait transaksi historis dan potensi pelanggaran aturan FA lainnya. Segera setelah pembelian selesai, Klub melaporkan sendiri hal-hal ini kepada semua regulator terkait, termasuk FA," demikian pernyataan Chelseafc di situs resminya.

Klub menekankan komitmen mereka untuk transparansi penuh, termasuk memberikan akses komprehensif ke arsip dan data historis.

"Kami akan terus bekerja sama dengan FA untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin. Kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kami kepada FA atas keterlibatan mereka dengan Klub dalam kasus yang kompleks ini, yang fokusnya telah tertuju pada masalah yang terjadi lebih dari satu dekade lalu."

Berdasarkan laporan The Athletic, tuduhan ini berasal dari era Abramovich, yang terpaksa menjual Chelsea pada 2022 akibat sanksi pemerintah Inggris pasca konflik antara Rusia dan Ukraina.

Belum ada kepastian mengenai sanksi potensial, tetapi analis memprediksi kemungkinan denda besar, pengurangan poin, atau larangan transfer bila terbukti bersalah.

Chelsea, yang saat ini berada di posisi dua klasemen sementara Liga Inggris musim 2025/26 di bawah pelatih Enzo Maresca, berharap kasus ini tidak mengganggu performa tim.

Investigasi ini menambah daftar panjang kontroversi keuangan klub pasca-pergantian kepemilikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.