Empat Orang Tewas dalam Serangan di Gereja Mormon di Utara AS
📅 Senin, 29 Sep 2025, 09:21 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP
WASHINGTON - Setidaknya empat orang tewas dan beberapa lainnya terluka pada hari Minggu (28/9) setelah seorang penembak menargetkan sebuah gereja Mormon di Michigan, AS.
Polisi di negara bagian AS bagian utara itu mengatakan, pelaku penembakan pertama kali menabrakkan kendaraannya ke gereja tersebut sebelum melepaskan tembakan dengan senapan serbu, kemudian membakar bangunan itu.
Penyerang kemudian dibunuh oleh polisi di tempat parkir delapan menit setelah panggilan darurat pertama masuk, kata Kepala Polisi Grand Blanc William Renye dalam konferensi pers.
Renye mengatakan selain dua korban meninggal yang diumumkan sebelumnya hari ini, dua jenazah lagi telah ditemukan di antara puing-puing gereja yang terbakar, dan upaya pencarian masih terus dilakukan.
Sebelumnya, ia mengatakan delapan orang juga terluka dalam serangan itu, satu di antaranya dalam kondisi kritis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wartawan AFP di kota Burton menyaksikan kehadiran polisi dalam jumlah besar di luar rumah tersangka penembakan, yang diidentifikasi Renye sebagai Thomas Jacob Sanford, berusia 40 tahun.
Renye dan pejabat lainnya tidak memberikan keterangan rincian lebih lanjut tentang Sanford. Laporan media AS mengatakan ia dibesarkan di daerah tersebut dan merupakan veteran militer.
Gambar-gambar akibat bencana di Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir di Grand Blanc, pinggiran kota Flint, menunjukkan sebagian besar bangunan berubah menjadi abu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Foto-foto juga menunjukkan truk yang tampaknya dikendarai oleh penyerang menabrak sisi gedung, dua bendera AS di tiang di bagian belakang kendaraan.
Agen Khusus FBI Reuben Coleman mengatakan dalam konferensi pers, FBI kini memimpin penyelidikan, dan memandang serangan itu "sebagai tindakan kekerasan yang ditargetkan."
Renye sebelumnya mengatakan ratusan orang berada di dalam ketika serangan dimulai, dan lebih banyak korban mungkin ditemukan di antara puing-puing.
Trump menyebut penembakan itu "mengerikan" dan mengatakan itu adalah "serangan terarah lainnya terhadap umat Kristen di Amerika Serikat."
Epidemi Kekerasan
Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir, yang pemimpinnya meninggal malam sebelumnya pada usia 101 tahun, menyebut serangan hari Minggu itu sebagai "tindakan kekerasan yang tragis."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!