Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekonomi RI Tumbuh 5,3 Persen Sepanjang 2022

📅 Selasa, 07 Feb 2023, 11:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonomi RI Tumbuh 5,3 Persen Sepanjang 2022 Doc: ANTARA/Humas Kemenkeu RI
Ket. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kinerja baik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berhasil mengantar ekonomi 2022 tumbuh 5,3 persen dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy), jauh melampaui 2021 yang tumbuh 3,7 persen (yoy).

Adapun kinerja baik APBN terlihat dari defisit yang hanya sebesar 2,38 persen dari produk domestik bruto (PDB) atau Rp464,3 triliun, yang berasal dari realisasi belanja negara Rp3.090,8 triliun dan pendapatan negara Rp2.626,4 triliun.

"Alhamdulillah meski sejak 2022 pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan melambat, ekonomi Indonesia mencatatkan konsistensi tren pertumbuhan yang sangat baik," kata Sri Mulyani dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (7/2).

Di tengah eskalasi gejolak global pada 2022, peran APBN sebagai peredam kejut ataushock absorbermenjadi demikian krusial. Disrupsi di sisi suplai akibat meningkatnya optimisme perbaikan ekonomi di sejumlah negara maju yang belum diikuti dengan perbaikan sisi produksi telah menyebabkan naiknya tekanan inflasi.

Ia melanjutkan, perang di Ukraina kemudian mengakibatkan gangguan pasokan sehingga harga komoditas, khususnya pangan dan energi, melonjak tajam. Akibatnya, banyak negara menghadapi tekanan inflasi yang sangat tinggi.

Inflasi di sejumlah negara maju, seperti Amerika Serikat dan negara-negara di kawasan Eropa, mencatatkan rekor tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Transmisi global dampak inflasi tinggi ke domestik dapat ditekan dengan mengoptimalkan fungsi APBN sebagaishock absorber.

Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng, penambahan anggaran subsidi dan kompensasi energi, penambahan BLT terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM), bantuan subsidi upah, serta penguatan dana transfer ke daerah untuk pengendalian inflasi digulirkan oleh pemerintah.

Dengan demikian, kata Sri Mulyani, inflasi domestik terkendali pada level yang moderat, yakni hanya 5,5 persen pada 2022 sehingga daya beli masyarakat dan keberlanjutan pemulihan ekonomi terjaga.

Di sisi lain, efektivitas kebijakan penanganan pandemi Covid-19 turut berperan besar dalam menjaga keberlanjutan pemulihan ekonomi. Akselerasi program vaksinasi dan pendekatan yang tepat dalam penerapan pembatasan sosial masyarakat yang adaptif secara efektif mengendalikan penularan Covid-19 sekaligus menjaga aktivitas ekonomi untuk dapat pulih lebih cepat.

Berbagai program pemulihan ekonomi melalui Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang didukung oleh kebijakan moneter dan sektor keuangan yang akomodatif telah memberikan dorongan besar bagi akselerasi pemulihan ekonomi nasional pada 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.