Duhhh….Pasar Barito Segera Tinggal Kenangan, Selamat Tinggal Ikan-ikan Hias Cantik, Kios Kuliner, dan Burung Berkicau
📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 19:54 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: Ant
JAKARTA - Pasar Barito yang berada di Jakarta Selatan segera tinggal kenangan karena harus direlokasi untuk pembangunan Taman Asean yang direncanakan menjadi salah satu ikon Jakarta. Penegasan ini disampaikan Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo, Sabtu.
"Memang harus ada relokasi dan memang itu milik Pemerintah Jakarta, serta harus dibersihkan," kata Pramono di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu.
Pramono menyebut, relokasi tersebut dalam rangka percepatan menyatukan tiga taman, yaitu Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser.
"Untuk menggabungkan tiga taman tadi bahwa itu Leuser, Ayodya dan juga Langsat, ya memang harus ada relokasi," ucap Pramono.
Dia mengaku sudah memerintahkan Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar untuk bernegosiasi dengan para pedagang terkait relokasi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lalu, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan juga telah menawarkan beragam alternatif agar para pedagang bisa tetap berjualan dan tidak merasa dirugikan.
"Ya dilakukan negosiasi, duduk bersama, ditawarkan alternatif mereka dipindahkan di mana, supaya mereka tetap bisa menjual burung tetapi tidak di tempat itu," kata Pramono.
Tercatat sebanyak 137 kios di Pasar Barito yang terdiri dari 85 kios hewan, 18 kios buah, dan 34 kios kuliner.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) merelokasi pedagang burung Barito imbas penyatuan Taman ASEAN yang direncanakan menjadi salah satu ikon Jakarta.
"Hari ini saya bersama jajaran bersepeda ke Kelurahan Lenteng Agung guna kesiapan untuk relokasi pedagang burung yang ada di Barito," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar di Jakarta, Selasa (1/7).
Pembangunan Taman Asean diharapkan saat Jakarta tidak lagi berstatus sebagai Ibu Kota Indonesia, maka menjadi simbol identitas yakni sebagai Ibu Kota Asean.
Nantinya, Taman memiliki fasilitas baik seperti toilet hingga penyediaan lintasan lari (jogging track) yang nantinya bisa memberikan manfaat secara maksimal bagi pengunjung.
Rencana taman ini akan beroperasi 24 jam dan pembenahan dilakukan bukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!