Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dua pelajar di Tulungagung ikuti ujian kelulusan di Lapas

📅 Senin, 14 Apr 2025, 20:20 WIB | Oleh:
Dua pelajar di Tulungagung ikuti ujian kelulusan di Lapas Doc: ANTARA/HO - Sule
Ket. Pelajar berinisial FAN (berbaju putih) mengikuti ujian penilaian sumatif akhir jenjang (PSAJ) di Lapas Kelas IIB Tulungagung,, Senin (14/4).

Tulungagung, Jatim -- Dua pelajar tingkat SMA/SMK di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur terpaksa mengikuti ujian penilaian sumatif akhir jenjang (PSAJ) atau ujian kelulusan di Lapas Kelas IIB Tulungagung karena tersangkut kasus hukum.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik Giatja) Lapas Kelas IIB Tulungagung Rizal Arbi Fanani, Senin, mengatakan, ada dua pelajar dari sekolah berbeda yang saat ini berstatus tahanan titipan Kejaksaan Negeri Tulungagung dan tetap difasilitasi untuk mengikuti ujian kelulusan.

“Keduanya masing-masing berinisial BK (18) dari salah satu SMA negeri dan FAN (18) dari salah satu SMK negeri di Tulungagung. Statusnya masih tahanan titipan karena belum menjalani sidang,” kata Rizal, Senin.

BK diketahui tersandung perkara Undang-Undang Darurat terkait penjualan bubuk mesiu untuk petasan. Sementara FAN terlibat kasus dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak.

Ujian PSAJ dijadwalkan berlangsung sejak Kamis (10/4) hingga Selasa (22/4), dengan jumlah mata pelajaran yang diujikan sebanyak 13 mapel untuk BK dan 15 mapel untuk FAN. Selama ujian berlangsung, keduanya didampingi oleh pengawas resmi dari sekolah masing-masing.

“Setiap hari ada dua mata pelajaran yang diujikan, kecuali hari Jumat hanya satu mata pelajaran karena waktu terbatas,” jelasnya.

Pihak Lapas juga menyediakan dua ruangan berbeda untuk pelaksanaan ujian, yakni ruang layanan Litmas dan ruang Kasi Binadik.

Menurut Rizal, fasilitasi tersebut merupakan bentuk pelaksanaan amanat Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia RI ke-4 mengenai fungsi pemasyarakatan, yang meliputi pelayanan, pembinaan, pembimbingan kemasyarakatan, perawatan, pengamanan, dan pengamatan.

“Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik bagi semua warga binaan, termasuk mereka yang masih berstatus pelajar, agar tetap mendapatkan hak pendidikan,” ujar Rizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.