Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dosen Universitas Muhammadiyah Malang Ciptakan Pupuk Hayati untuk Lahan Kering

📅 Kamis, 22 Jun 2023, 16:15 WIB | Oleh:
Dosen Universitas Muhammadiyah Malang Ciptakan Pupuk Hayati untuk Lahan Kering Doc: ANTARA/HO/Universitas Brawijaya/End
Ket. Lahan tanaman jagung yag menggunakan pupuk hayati rhizovit buatan dosen UMM, Dr Ali Ikhsan.

MALANG - Dosen Fakultas Peternakan Pertanian (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr. Ali Ikhwan menciptakan pupuk hayati untuk mengatasi lahan kering, yang diberi nama Hayati Rhizovit.

"Nama Hayati Rhizovit ini tercermin pada banyaknya manfaat dan kandungan yang mampu menghasilkan osmoprotektan, yang meningkatkan ketahanan tanaman pada kekeringan," kata Ali Ikhwan di Malang, Jawa Timur, Kamis.

Selain itu, katanya, dalam pupuk hayati ini juga terdapat hormon yang dapat memacu pertumbuhan tanaman, juga menghasilkan senyawa yang berfungsi sebagai pestisida organik, sehingga membendung serangan hama penyakit bagi tanaman.

Pupuk hayati memiliki beragam manfaat untuk membantu pertumbuhan tanaman. Kebutuhan tanaman akan nutrisi hara dalam tanah biasanya spesifik, sehingga pembuatan pupuk berbahan dasar tanaman dikembangkan dengan sifat dan kandungan yang juga spesifik.

Menurut Ali, penelitian pupuk ini berfokus pada lahan kering. Apalagi melihat luas lahan kering di Indonesia mencapai sekitar 150 juta hektare. Angka ini jauh lebih luas ketimbang lahan yang memiliki perairan teknik irigasi yang baik.

Ia menjelaskan saat ini banyak peneliti yang hanya berfokus pada lahan perairan. Padahal, kata dia, ada aspek lain yang bisa dikembangkan dan diteliti. Salah satunya adalah lahan kering. Dalam penelitian ini ia menyasar pada lahan jagung.

Terkait pembiayaan, Ali dan tim mendapatkan dana dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) selama tiga tahun. Pupuk ini saat ini juga dalam proses dipatenkan. Kemudian disebarluaskan untuk para petani yang ada di Indonesia, utamanya mereka yang memiliki masalah pada lahan kering.

"Kami memulai penelitian ini pada 2020. Ada banyak mitra yang sudah kami ajak kerja sama. Begitu juga dengan kelompok tani. Beberapa sudah mencoba menggunakan pupuk ini sembari menunggu paten terbit," katanya.

Berdasarkan penelitian, hasil produksi jagung yang menggunakan pupuk Hayati Rhizovitmelonjak naik hingga 90 persen. Adapun pupuk ini dikeluarkan berbentuk granule dan cair. Tujuannya agar para petani memiliki pilihan, mengingat tidak semua pupuk dalam bentuk cair dapat dikirim ke seluruh Indonesia.

Pupuk Hayati Rhizovit ini juga memiliki biaya produksi yang lebih murah, karena pupuk tersebut lebih efektif dan efisien, baik dari aspek bahan hingga biaya produksi.

"Semoga saya dan beberapa pihak yang terlibat dalam penelitian ini dapat memberikan manfaat. Salah satunya memberikan keuntungan yang lebih banyak bagi petani jagung dengan harga pupuk yang terjangkau," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.