Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Enam wilayah Provinsi Papua Barat Daya

📅 Senin, 21 Jul 2025, 17:55 WIB | Oleh:
Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Enam wilayah Provinsi Papua Barat Daya Doc: ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu
Ket. Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu.

SORONG - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di enam kabupaten/kota sebagai bagian dari komitmen peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat setempat yang kurang mampu.

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu di Sorong Senin menjelaskan, pihaknya telah meminta kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang nantinya akan difasilitasi oleh pemerintah provinsi dan pusat.

"Prinsipnya, sekolah ini berada di bawah kewenangan kabupaten/kota. Maka kami minta mereka segera siapkan lahan," ujar Gubernur Elisa.

Menurutnya, Program Sekolah Rakyat bertujuan untuk menjadi solusi bagi anak-anak usia sekolah dari keluarga prasejahtera yang selama ini mengalami kesulitan mengakses pendidikan formal.

"Sekolah ini diharapkan menjadi jembatan bagi mereka agar tidak putus sekolah dan tetap mendapat layanan pendidikan yang berkualitas," harapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam rapat kerja terakhir bersama para bupati dan wali kota, masing-masing kepala daerah telah menyampaikan kesiapanya untuk menyediakan lahan pembangunan sekolah. Namun, dokumen usulan tersebut masih dalam proses dan belum diajukan secara resmi ke tingkat provinsi.

“Laporan lisan sudah ada, tinggal kita tunggu dokumen usulan masuk ke provinsi untuk diteruskan ke pusat. Ini penting supaya proses pembangunan segera dimulai,” jelasnya.

Gubernur menyebutkan beberapa daerah yang sudah siap menyiapkan lahan, di antaranya Kabupaten Sorong Selatan dengan dua titik strategis, serta Kabupaten Maybrat, Raja Ampat, Sorong, dan Tambrauw masing-masing satu titik.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk mempercepat pemerataan pendidikan, sekaligus menjawab tantangan tingginya angka anak tidak sekolah di berbagai wilayah terpencil dan tertinggal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.