Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Donald Trump Menolak Ajakan Debat Ulang Melawan Kamala Harris

📅 Senin, 23 Sep 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Donald Trump Menolak Ajakan Debat Ulang Melawan Kamala Harris Doc: AFP/JIM WATSON
Ket. Mantan Presiden AS dan calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump meninggalkan panggung setelah kampanye di Aero Center, Wilmington, North Carolina, AS, Sabtu (21/9).

WILMINGTON - Calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump, pada Sabtu (21/9), menolak tawaran debat kedua melawan Capres AS dari Partai Demokrat, Kamala Harris, sebelum pemilihan umum pada 5 November, dengan mengatakan hal itu terlambat karena pemungutan suara awal sudah berlangsung di beberapa negara bagian.

Dikutip dari The Manila Times, sebelumnya tim kampanye Harris mengatakan ia telah menerima undangan dari penyiar Cable News Network (CNN) untuk berpartisipasi dalam debat pada 23 Oktober. Itu akan menjadi debat kedua para kandidat, setelah pertemuan pada 10 September yang menurut sebagian besar pakar dimenangkannya.

"Rakyat Amerika berhak mendapatkan kesempatan lain untuk menyaksikan Kamala Harris dan Donald Trump berdebat sebelum mereka memberikan suara," kata ketua kampanyenya, Jen O'Malley Dillon, dalam sebuah pernyataan.

"Saya berharap (Trump) akan bergabung dengan saya," tulis Harris di X.

Trump mengeklaim selama rapat umum kampanye di medan pertempuran negara bagian North Carolina, ia ingin berdebat menyebutnya nilai hiburan yang bagus, tetapi dimulainya pemungutan suara awal di beberapa negara bagian telah menghilangkan gagasan tersebut. "Sudah terlambat, pemungutan suara sudah dimulai," katanya.

Ia menambahkan, kepada kerumunan pendukung yang besar dan antusias, bahwa meskipun CNN telah "sangat adil" ketika ia berdebat dengan Presiden Joe Biden pada bulan Juni, "mereka tidak akan bersikap adil lagi".

Harris menggantikan Biden di puncak tiket Demokrat setelah kinerja buruk presiden yang berusia 81 tahun itu dalam melawan Trump. Keluarnya dia dari pencalonan menjadikan Trump, 78 tahun, yang sekarang menjadi calon presiden tertua, melawan Harris yang jauh lebih muda, 59 tahun.

Pemungutan Suara

Pengumuman hari Sabtu itu muncul saat beberapa negara bagian telah memulai pemungutan suara lebih awal dalam persaingan yang sangat ketat. Hasilnya diperkirakan bergantung pada tujuh negara bagian medan tempur, termasuk Carolina Utara.

Trump menyampaikan pidato di hadapan masyarakat di kota pelabuhan Wilmington dari balik kaca antipeluru, menyusul upaya pembunuhan kedua terhadap dirinya.

Seorang pria bersenjata ditemukan di lapangan golfnya di Florida Minggu lalu, dan agen Secret Service menggagalkan rencana untuk menembak mantan Presiden tersebut.

Pada bulan Juli, Trump tertembak di telinga saat berkampanye di Butler, Pennsylvania, setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan dari atap gedung di dekatnya. Dinas Rahasia AS yang bertugas melindungi kandidat, pada hari Jumat mengakui adanya kekurangan dan rasa puas diri dalam pelanggaran keamanan yang mengejutkan itu.

Trump memenangkan North Carolina pada pemilu 2020 melawan Biden. Tetapi, Harris bermaksud membalikkan keadaan di negara bagian tenggara itu untuk Demokrat, berkat dukungan dari warga Afrika Amerika dan pemilih muda.

Pidato Trump pada hari Sabtu memperkuat retorika anti-imigran garis keras yang telah menjadi inti kampanyenya, dengan klaim para migran menyerang desa-desa dan kota-kota di seluruh Midwest.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.