Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DKI Terus Upayakan Menekan Kemiskinan Ekstrem

📅 Rabu, 26 Jul 2023, 05:21 WIB | Oleh:
DKI Terus Upayakan Menekan Kemiskinan Ekstrem Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai meninjau pelayanan kesehatan di RSUD Kepulauan Seribu, Selasa (25/7/2023).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan komitmennya untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Ibu Kota sebagai tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

"Tentunya kami tindaklanjuti, sebelumnya sudah diterbitkanInstruksi Gubernur Nomor 34 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Provinsi DKI Jakarta," katapenjabat Gubernur DKI Jakarta, HeruBudi HartonodiJakarta, Selasa.

Melalui instruksi itu, Heru meminta jajarannya menjalin kerja sama lintas sektoral untuk menjalankan program yang berkaitan dengan penanganan kemiskinan ekstrem. Selain itu, Heru menyebut jajarannya juga telah memperbaiki data terpadu soal kemiskinan ekstrem agar penanganan di lapangan bisalebih tepat.

"Eksekutif sudah berupaya melakukan perbaikan data terpadu berbasis sistem informasi dan strategi utama Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem atau P3KE," ujar Heru.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, angka kemiskinan pada Maret 2023 berada di angka 4,44 persen atau turun 0,09 persen dibandingkan Maret 2020 yang sebesar 4,53 persen.

Lalu, jika dibandingkan September 2022, angka kemiskinan saat ini turun 0,17 persen. "Ini merupakan preseden baik di tengah berbagai upaya pengentasan kemiskinan yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Pelaksana Tugas Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta, Dwi Paramita Dewi, saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Sebelumnya, Heru mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi pada 2024. "Bahwa tahun ini juga 2024 ada beberapa perhatian, optimis terhadap ekonomi ke depan, dan disiapkan konsep-konsep untuk mengatasi, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dengan kerja sama pemerintah dan badan usaha," kata Heru.

Puskesmas

Sementara itu,anggota DPRD DKI, Stephanie Octavia, menyebutkan ada 15 kelurahan di Jakarta membutuhkan puskesmas untuk memfasilitasimasyarakat sekitar yang inginmendapatkan pelayanan kesehatan."Tahun lalu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak membangun satu pun puskesmas," kataStephanie saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Stephanie merinci 15 kelurahan yang belum memiliki puskesmas, yaitu Kelurahan Duri Selatan, Kelurahan Jembatan Lima, Kelurahan Karanganyar, Kelurahan Tangki, Kelurahan Gambir, dan Kelurahan Gunung Sahari Selatan.

Lalu, Kelurahan Cikini, Kelurahan Senen, Kelurahan Glodok, Kelurahan Gondangdia, Kelurahan Kebon Kacang, Kelurahan Kemayoran, Kelurahan Cipedak, Kelurahan Karet Semanggi, dan Kelurahan Kebayoran Lama Selatan.

Dari banyaknya kelurahan yang belum memiliki puskesmas ini, menurut dia, hal ini dapat menghambat masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar."Mestinyapelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 dapat menanggulangi pelayanan kesehatan di 15 kelurahan tersebut," tambahnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan peta panduan(roadmap)untuk pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) di 15 kelurahan DKI Jakarta.

"Ada di perencanaan anggarannya, tahun ini ada beberapa yang dibangun, di 2024 sudah ada. Jadi, roadmap pemenuhannya bertahap, tidak semuanya 15 dibangun di satu tahun," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.