Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disnaker: 871 Difabel Kabupaten Cirebon Dibantu Bekerja di Perusahaan

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 16:10 WIB | Oleh:
Disnaker: 871 Difabel Kabupaten Cirebon Dibantu Bekerja di Perusahaan Doc: ANTARA/HO-Disnaker Cirebon
Ket. Kelompok difabel saat mengikuti pelatihan pembuatan kerajinan tangan di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (11/2).

CIREBON -- Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mencatat sebanyak 871 difabel telah bekerja pada berbagai perusahaan di daerah tersebut hingga Januari 2026 berkat penguatan program inklusif yang digulirkan sejak beberapa tahun terakhir.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto di Cirebon, Rabu, mengatakan ratusan tenaga kerja difabel tersebut terserap melalui berbagai skema penempatan dan dukungan layanan, termasuk melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketenagakerjaan.

“Per Januari 2026 ratusan tenaga kerja penyandang disabilitas telah bekerja, dengan komposisi 608 laki-laki dan 244 perempuan,” katanya.

Ia menjelaskan mayoritas pekerja difabel yang telah terserap berada pada kelompok usia produktif yakni 18 hingga 30 tahun dengan jumlah mencapai 699 orang.

Menurut dia, penguatan ULD Ketenagakerjaan menjadi salah satu strategi utama pemerintah daerah (pemda) untuk memperluas akses kerja bagi kelompok difabel mulai dari pendataan, pelatihan, hingga fasilitasi penempatan kerja.

Selain penempatan kerja, Disnaker Kabupaten Cirebon telah menggelar berbagai program peningkatan kompetensi sepanjang 2024 hingga 2025 bagi kelompok difabel.

“Puluhan peserta difabel telah mengikuti pelatihan keterampilan, seperti pembuatan suvenir serta pemasaran digital, guna meningkatkan daya saing di dunia kerja dan sektor usaha mandiri,” katanya.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Cirebon Neneng Hasanah menegaskan komitmen pemda dalam memperkuat kebijakan dan regulasi yang mendukung ketenagakerjaan inklusif.

Namun demikian, kata dia, dukungan pihak swasta dalam menyediakan lapangan kerja inklusif serta penerimaan terbuka dari masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan program tersebut.

“Kami berharap melalui kolaborasi lintas sektor, Kabupaten Cirebon dapat bertransformasi menjadi daerah yang ramah dan bermartabat serta memberi ruang seluas-luasnya bagi kemandirian para difabel,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.