Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diskuperdagin Kabupaten Cianjur catat 10.447 UMKM sudah kantongi NIB

📅 Minggu, 19 Nov 2023, 23:54 WIB | Oleh:
Diskuperdagin Kabupaten Cianjur catat 10.447 UMKM sudah kantongi NIB Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Perajin lampu gentur di Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sedang menuntaskan pekerjaan membuat lampu hias yang sudah menembus pasar mancanegara.

Cianjur - Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Industri (Diskuperdagin) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat dari 19 ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Cianjur, sekitar 10.447 UMKM sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sisanya masih dalam proses.

Kepala Diskuperindag CianjurKomarudin, di Cianjur, Minggu, mengatakan pihaknya memberikan berbagai bantuan dan kemudahan bagi 6.177 UMKM yang belum memiliki legalitas usaha dan 2.744 yang belum memiliki Surat Keterangan Usaha, sehingga seluruhnya sudah mengantongi NIB.

"Sepanjang tahun 2023 hingga Oktober tercatat ada 19.368 pelaku UMKM di Cianjur, sebagian besar sudah mengantongi NIB, namun pertumbuhannya terutama ekonomi kreatif masih terkendala promosi sehingga belum banyak yang masuk pasar nasional atau internasional," katanya pula.

Dia menjelaskan, dari berbagai macam produk unggulan UMKM yang masuk kategori ekonomi kreatif menjadi bagian yang mengalami kemajuan dalam memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, nasional hingga mancanegara yang harus diikuti pelaku usaha lainnya.

Potensi besar ekonomi kreatif di Cianjur, hingga saat ini masih mengalami berbagai kendala, seperti promosi dan pemasaran yang masih terbatas, namun tidak sedikit yang sudah berhasil menembus pasar nasional dan internasional meski dibantu pelaku usaha dari luar Cianjur.

"Sejumlah program bersama lintas dinas termasuk berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemprov Jabar dan Kementerian akan terus ditingkatkan, termasuk menggenjot angka kunjungan wisatawan yang dapat menjadi pasar tetap produk UMKM di Cianjur," katanya lagi.

Pihaknya mencatat sejumlah produk UMKM yang sudah menembus pasar internasional seperti produk makanan, pakaian, lampu gentur, guci, dan radio antik yang sudah mendapat pesanan rutin setiap bulan dari negara Timur Tengah sampai Eropa.

"Meski baru beberapa jumlahnya namun produk ekonomi kreatif dari Cianjur, sudah memiliki pasar hingga ke luar negeri yang dapat menjadi patokan bagi pelaku usaha lainnya dalam menghasilkan produk agar dapat mengikuti jejak pelaku usaha tersebut," katanya.

Untuk meningkatkan promosi, pihaknya bekerjasama dengan beberapa daerah di Jawa Barat dan luar daerah dalam menggelar bazar UMKM, guna mengenalkan berbagai produk unggulan asal Cianjur yang dapat bersaing dengan produk dari daerah lain.

"Kami akan mencoba kerja sama dengan pelaku usaha di Denpasar, Bali, agar dapat menampung dan memasarkan produk unggulan asal Cianjur atau memproduksi berbagai produk ekonomi kreatif sesuai pesanan sebagai upaya lain menembus pasar mancanegara," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

52 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.