Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disdikbud Kaltim Fokus Perkuat Kompetensi Guru hingga Pelosok

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 10:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdikbud Kaltim Fokus Perkuat Kompetensi Guru hingga Pelosok Doc: ANTARA
Ket. Plt Kepala Disdikbud Kaltim Armin.

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur tengah fokus memperkuat kompetensi guru hingga wilayah terpencil demi menjamin pemerataan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

"Pemerataan pendidikan dari wilayah perkotaan hingga pedesaan mutlak dilakukan agar tidak ada ketimpangan kualitas sumber daya manusia di masa depan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, di Samarinda, Selasa (25/11).

Armin menjelaskan bahwa peningkatan kemampuan tenaga pengajar, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris, menjadi salah satu prioritas utama pemerintah provinsi saat ini.

Program kelas bilingual juga tengah dipersiapkan pelaksanaannya untuk mendukung daya saing siswa Kaltim di kancah global.

Selain fokus pada kompetensi akademis, Disdikbud Kaltim mengakui adanya kebutuhan mendesak untuk penambahan kuota tenaga pengajar, terutama guru agama non-Islam.

Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan ini mendapat dukungan penuh dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur yang siap berperan sebagai mitra strategis.

Ketua PGRI Kaltim Profesor Yonathan Palinggi menegaskan bahwa guru memiliki peran sentral dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sehingga perlindungan profesi dan kesejahteraannya harus dijamin.

"Guru harus bisa fokus mengajar tanpa rasa takut, itulah sebabnya kami menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan Kapolri agar kasus yang menimpa guru diselesaikan secara internal terlebih dahulu," ujar guru besar yang mengajar di Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) tersebut.

PGRI telah menyediakan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) serta Dewan Kehormatan Guru (DKG) untuk menangani berbagai masalah yang dihadapi para pendidik.

Yonathan menekankan bahwa mekanisme penyelesaian masalah melalui DKG atau LKBH akan selalu diutamakan sebelum sebuah kasus masuk ke ranah hukum pidana.

Ia mencontohkan keberhasilan advokasi PGRI dalam kasus di Luwu, di mana nama baik dua orang guru berhasil direhabilitasi oleh Presiden berkat pendampingan yang intensif.

Terkait kesejahteraan, Yonathan berharap pemerintah daerah terus meningkatkan insentif dan tunjangan mengingat komitmen Gubernur Kaltim untuk menjadikan Benua Etam sebagai barometer pendidikan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.