Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes Magetan Meningkatkan Temuan Kasus Baru Penyakit TBC

📅 Senin, 15 Sep 2025, 23:25 WIB | Oleh:
Dinkes Magetan Meningkatkan Temuan Kasus Baru Penyakit TBC Doc: Antara

Magetan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus meningkatkan temuan kasus baru penyakit tuberkulosis (TBC) sebagai upaya mewujudkan Magetan Eliminasi TBC Tahun 2030 sesuai yang dicanangkan pemerintah.

"Hingga 28 Agustus 2025 penemuan kasus TBC di Kabupaten Magetan baru mencapai 33,9 persen dari target 1.659 kasus yang ditetapkan pemerintah pusat. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dalam deteksi dini, pengobatan tuntas, dan pencegahan penularan di tingkat desa," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan Rohmat Hidayat di Magetan, Senin.

Menurutnya, salah satu kendala masih rendahnya temuan kasus TBC di Kabupaten Magetan adalah karena keterbatasan alat diagnosis, terutama rontgen.

Sesuai data, kata dia, saat ini Magetan memiliki enam alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang tersebar di puskesmas dan rumah sakit, namun belum didukung dengan fasilitas rontgen yang memadai.

"Kalau TCM hasilnya negatif, mestinya diikuti dengan pemeriksaan rontgen. Sayangnya kita masih kekurangan alat tersebut, sehingga membuat diagnosis klinis terlambat," katanya.

Karena itu, lanjutnya, untuk mempercepat penanganan TBC, Dinkes menginstruksikan tim percepatan penanggulangan TBC, camat, dan kades se-Kabupaten Magetan untuk mengoptimalkan potensi yang ada dalam mendukung Eliminasi TBC Tahun 2030.

Pemkab Magetan meluncurkan Program Desa Siaga TBC pada 1 September 2025. Semua camat dan kepala desa diminta aktif membentuk desa siaga yang berperan mengedukasi, mendampingi, dan mendorong, warganya yang bergejala TBC agar segera berobat.

"Desa Siaga TBC itu tujuannya sama seperti saat pandemi COVID-19. Kita ingin ada gotong royong masyarakat, agar TBC tidak dianggap aib. Kalau ada yang sakit, masyarakat membantu dan mendukung pengobatannya sampai tuntas," katanya.

Rohmat Hidayat menyampaikan Desa Siaga TBC akan menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kader kesehatan, semua desa di Magetan diharapkan mampu melakukan pemantauan, pendampingan pasien, dan penyuluhan secara berkelanjutan.

Dengan terbentuknya Desa Siaga TBC, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan berharap angka penularan TBC dapat ditekan, mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas TBC, menuju Magetan Eliminasi TBC 2030.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.