Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

4 Pulau di Aceh akan 'Dijual'

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 18:36 WIB | Oleh:
4 Pulau di Aceh akan 'Dijual' Doc: Humas BPPA
Ket. Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem bertemu dengan sejumlah Duta Besar dari Timur Tengah di Jakarta, Sabtu malam, 5 Juli 2025.

Jakarta: Polemik mengenai batas wilayah empat pulau antara Aceh dan Sumatera Utara telah dianggap selesai, Aceh keluar sebagai pemenangnya.
Namun bukannya fokus menyiapkan pengelolaan pulau-pulau itu Pemerintah Provinsi Aceh justru hendak "menjual" 4 pulau tersebut.Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem menawarkan sejumlah proyek investasi strategis kepada negara-negara Timur Tengah dalam forum dialog investasi yang digelar di Emirati House, Jakarta Pusat, pada Sabtu malam (5/7).4 Pulau di Aceh yang akan "Dijual"
Dalam forum tersebut, Mualem memaparkan potensi pengembangan empat pulau eksotis di Kabupaten Aceh Singkil—yakni Pulau Mangkir Ketek, Pulau Mangkir Gadang, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang—sebagai kawasan industri wisata halal bertaraf internasional.

“Kami ingin membangun kawasan ‘Halal Tourism Industrial Estates’ yang modern, berstandar global, namun tetap berbasis pada nilai-nilai syariah,” ujar Mualem dalam keterangannya, Minggu (6/7).

Empat pulau yang ditawarkan sempat menjadi objek sengketa batas wilayah dengan Provinsi Sumatera Utara. Namun, statusnya kini telah resmi masuk dalam wilayah administratif Aceh melalui keputusan Presiden Prabowo Subianto.

Selain sektor pariwisata, Gubernur Aceh juga mengundang investor untuk menanamkan modal di sektor lain seperti industri parfum, perikanan, pertanian, serta pembangunan infrastruktur, termasuk proyek strategis Terowongan Geurutee yang akan menghubungkan Aceh Besar dan Aceh Jaya.

“Potensi ekonomi Aceh bukan hanya pada migas. Kami punya kekuatan besar di sektor pertanian, perikanan, dan industri halal yang siap dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi riil,” jelasnya.

Pemerintah Aceh, lanjut Mualem, siap memfasilitasi para investor mulai dari proses perizinan hingga pelaksanaan proyek di lapangan.

Investor dan Dubes Timur Tengah Akan Tinjau Lokasi Oktober 2025Dialog investasi tersebut diinisiasi oleh Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, dan turut dihadiri oleh sejumlah duta besar dari negara-negara Timur Tengah dan Eropa Timur.

Beberapa di antaranya yakni Duta Besar Bahrain Ahmed Abdulla Alharmasi Alhajeri, Duta Besar Yordania Sudqi Attallah Al Omoush, Duta Besar Palestina Zuhair Saleh Muhammad Al-Shun, Duta Besar Bosnia Armin Limo, serta Duta Besar Bulgaria Tanya Dimitrova.

Sebagai tindak lanjut dari forum ini, para duta besar dan perwakilan investor menyatakan kesediaannya untuk mengunjungi Aceh secara langsung pada Oktober 2025 guna meninjau lokasi-lokasi investasi potensial.

“Kami melihat adanya keseriusan dan antusiasme dari negara-negara Timur Tengah. Kunjungan ini menjadi sinyal positif bahwa tawaran investasi tidak akan berhenti sebagai wacana,” tutur Mualem.

Forum ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Aceh untuk membuka peluang kerja sama internasional dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal dan syariah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.