Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Data Perguruan Tinggi Jadi Dasar Pengembangan Mutu

29 Kamis, 03 Jun 2021, 07:00 WIB | Oleh:
Data Perguruan Tinggi Jadi Dasar Pengembangan Mutu Data Perguruan Tinggi Jadi Dasar Pengembangan Mutu Doc: Koran Jakarta/Muhamad Marup
Ket. Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Nizam, dalam peluncuarn aplikasi Papan Informasi dan Data Institusi Pendidikan Tinggi (Pindai Dikti), di Jakarta, Rabu (2/6).

JAKARTA - Data setiap perguruan tinggi negeri dan swasta sangat penting untuk pengembangan mutu perguruan tinggi yang berkelanjutan dan lebih modern. Data pada Pangkalan Data Pendidikan Tingi (PD Dikti) kini telah diolah agar menjadi informasi dan dasar pengambilan kebijakan berbasis data.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam, dalam peluncuarn aplikasi Papan Informasi dan Data Institusi Pendidikan Tinggi (Pindai Dikti), di Jakarta, Rabu (2/6).

"Dalam Pindai Dikti, data yang ada triliunan di PD Dikti menjadi data yang mudah dibaca dan dipahami. Baik dalam matrik maupun grafik yang memudahkan kita meningkatkan mutu berkelanjutan basisnya data informasi," ujarnya.

Nizam menjelaskan aplikasi Pindai Dikti tidak hanya menunjukkan aspek-aspek yang bagus dari institusi, tapi juga memperlihatkan aspek-aspek yang butuh peningkatan. Aplikasi tersebut akan membandingkan kapasitas masing-masing perguruan tinggi baik secara rata-rata nasional maupun antar perguruan tinggi.

"Jadi perguruan tinggi yang punya satu area lemah bisa melihat perguruan tinggi yang area tersebut kuat. Sehingga bisa menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi yang memiliki keunggulan," jelasnya.

Akselerasi Kebijakan

Lebih jauh, Nizam menjelaskan adanya aplikasi Pindai Dikti dapat mengakselerasi pelaksanaan kebijakan merdeka belajar: kampus merdeka. Dalam aplikasi tersebut perguruan tinggi baik negeri maupun swasta bisa menyertakan 8 Indikator Kinerja Utama (IKU).

Dia menjelaskan IKU bertujuan menggambarkan output dan kinerja perguruan tinggi. Keberadaan IKU dalam Pindai Dikti akan memperlihatkan capaian kemajuan tiap perguruan tinggi dan mengukur progres perguruan tinggi dalam rangka peningkatan dan penguatan.

"Upaya kecil ini bisa berdampak pada peningkatan mutu besar berkelanjutan dan membawa perguruan tinggi kita lebih modern, berbasis data," ucapnya.

Nizam menerangkan Pindai Diktimerupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas bagi masyarakat. Masyarakat bisa melihat kapasitas setiap perguruan tinggi di Indonesia untuk keperluannya masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.