Dana Gelar Program Pemberdayaan Usaha Mikro
📅 Selasa, 06 Agu 2024, 20:49 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: istimewa
JAKARTA - Dana dan Ant International, perusahaan pembayaran digital dan layanan keuangan mengumumkan kembalinya SisBerdaya pada tahun 2024. Program Ini merupakan inisiatif lokal yang dirancang untuk memberdayakan perempuan pengusaha di kategori mikro dan ultra-mikro, melalui pelatihan, pendampingan, dan kompetisi.
"Inisiatif ini bertujuan untuk membantu pengusaha perempuan mengembangkan manajemen bisnis dan keterampilan digital mereka agar tetap kompetitif dalam ekonomi digital sekaligus mampu berinovasi dan mengembangkan bisnis mereka," terang Director of Communications Dana Olavina Harahap, di Jakarta pada hari Selasa (6/8).
Ia menuturkan, pendaftaran program SisBerdaya telah dibuka sejak tanggal 29 Juli hingga 21 Agustus 2024. SisBerdaya menyasar dua kategori UMKM, yaitu kategori ultra mikro untuk usaha yang memiliki pendapatan bulanan 1 juta hingga 10 juta rupiah dan memiliki 0 - 3 karyawan, dan kategori mikro untuk usaha dengan pendapatan bulanan 10 juta hingga 30 juta rupiah dan karyawan berjumlah 4 - 10 orang.
Program ini akan dilaksanakan dalam beberapa tahap, dimulai dengan pendaftaran di akhir bulan Juli dengan mengelompokkan langsung peserta ke tiga wilayah utama yaitu Indonesia Barat (Sumatra, Kalimantan, Jawa di luar Jakarta Raya), Indonesia Timur (Sulawesi, Bali, NTT, NTB, Ambon, Papua), dan Jakarta Raya (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi).
Tahap berikutnya yaitu penjurian tertutup untuk menyaring peserta menjadi 195 pendaftar di September, dilanjutkan dengan pendampingan secara daring. Kemudian, peserta yang memenuhi syarat akan masuk tahapan berikutnya, berupa pendampingan dan pelatihan keterampilan selama 1 bulan, oleh pakar professional dan praktisi dari DANA, Ant International, Pemerintah, serta mitra industri yaitu Women's World Banking dan GreatNusa by Bina Nusantara.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kesuksesan SisBerdaya 2023 terbukti membuka wawasan, peluang, dan akses terhadap pembiayaan digital bagi peserta untuk terus mengembangkan usahanya. Oleh karena itu, Program SisBerdaya tahun ini, hadir semakin inklusif," ujarnya.
Dengan tema, Giliran Pengusaha Perempuan Bisa Mendunia, Dana ingin mengajak wirausahawan perempuan untuk bisa membuka perspektif baru, membangkitkan optimismenya, serta meningkatkan daya saingnya hingga ke tingkat global. Sesuai komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan UMKM dengan asas inklusivitas dan inovatif bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali tahun ini Dana jga menambah kategori baru di dalamnya yaitu DisBerdaya atau Disabilitas Berdaya, yang difokuskan untuk UMKM perempuan penyandang disabilitas.
"Kami yakin kembalinya SisBerdaya mampu meningkatkan kapabilitas wirausahawan perempuan di Indonesia secara inklusif, mewujudkan kemandirian ekonomi, dan mengakselerasi ekonomi digital," terangnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Director of Public Policy and Business Development, Indonesia at Ant International,Noudhy Valdrynomengungkapkan, dengan visi dan misi yang selaras, Ant International dan Dana berkomitmen untuk meningkatkan inklusivitas ekonomi digital di Indonesia dan Asia Tenggara, khususnya pengusaha perempuan. SisBerdaya merupakan salah satu bentuk apresiasi untuk semangat kewirausahaan perempuan, serta mendukung mereka baik secara finansial maupun kapasitas bisnisnya.
Melalui tiga aspek yaitu, akses pembiayaan, adaptasi terhadap layanan digital, dan kemampuan manajemen bisnis secara profesional, Ant International bertujuan untuk mengurangi hambatan bagi semua pemilik bisnis dan memberdayakan mereka untuk melakukan digitalisasi dan mencapai pertumbuhan, sekaligus menstimulasi perekonomian lokal.
"Kami optimistis SisBerdaya mampu menjadi penggerakuntukmemperluas peluang bagi perempuan dan pengusaha penyandang disabilitas untuk tumbuh, dan mampu mencapai potensi penuh mereka untuk bersaing dalam skala global," ucap Noudhy.
Inisiatif program SisBerdaya juga mendapat dukungan Dewan Nasional Keuangan Inklusi (DNKI), sebagai implementasi keuangan inklusif untuk segmen target kelompok perempuan. Dukungan ini dituangkan dalam Penandatanganan Komunike Bersama antara DANA, DNKI, dan mitra kolaborator program SisBerdaya, diantaranya Ant International, Women's World Banking, GreatNusa by Bina Nusantara, Perempuan Tangguh Indonesia, dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia.
Deputi I Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Perekonomian RI sekaligus Ketua Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI)Ferry Irawanmenyampaikan, Perempuan pemilik UMKM khususnya menghadapi hambatan gender, kesulitan akses layanan keuangan formal, serta rendahnya literasi dan inklusi keuangan. Sebesar 11,9 persen pelaku usaha UMKM belum terinklusi dalam layanan keuangan formal, dengan sebagian besar menggunakan modal sendiri.
Upaya kolaboratif antar pemangku kepentingan untuk pertumbuhan ekonomi sangat penting guna mendorong perekonomian secara makro. Tentu, salah satunya melalui program SisBerdaya yang diinisiasi oleh DANA. Semoga kerjasama ini dapat terus menghasilkan UMKM unggulan yang mampu bersaing tidak hanya secara nasional tetapi juga global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!