Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Daging Kurban untuk Penggerobak Sampah: Pengakuan bagi Pahlawan Kebersihan Kota Yogya

📅 Minggu, 08 Jun 2025, 17:25 WIB | Oleh:
Daging Kurban untuk Penggerobak Sampah: Pengakuan bagi Pahlawan Kebersihan Kota Yogya Doc: Dok. Istimewa
Ket. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo meninjau sapi kurban dari Presiden RI seberat 950 kg di RPH Giwangan.

YOGYAKARTA — Suasana penuh haru dan rasa syukur menyelimuti Graha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta, Minggu (8/6). Sebanyak 1.233 penggerobak sampah dari seluruh wilayah Kota Yogya berkumpul untuk menerima daging hewan kurban yang disediakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.

Para penggerobak itu datang dengan pakaian rapi, sebagian membawa kantong plastik kosong, sebagian lagi hanya membawa semangat. Bagi mereka, momen ini bukan sekadar pembagian daging, tetapi juga pengakuan atas keberadaan dan peran mereka dalam menjaga kota tetap bersih.

“Saya senang sekali. Daging ini sangat bermanfaat. Kami jarang bisa makan daging,” ujar Haryono, salah satu penggerobak dari RW 02 Sorosutan. Ia mengaku akan memasak tongseng dan sup untuk dinikmati bersama istri, anak, dan cucunya. “Jadi suasana Idul Adha makin hangat di rumah.”

Setiap penggerobak menerima 1,5 kilogram daging yang berasal dari 12 ekor sapi dan 13 ekor kambing yang disembelih dalam program kurban Pemkot Yogya tahun ini. Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap profesi yang kerap tak terlihat namun sangat vital bagi kehidupan kota.

“Daging ini jadi penguat moral. Kami merasa dihargai,” imbuh Haryono.

Selain pembagian daging, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penyegaran semangat bagi para penggerobak, yang selama ini bekerja dalam diam, bergelut dengan limbah dan bau, namun tak pernah kehilangan komitmen menjaga lingkungan kota.

Bagi mereka, apresiasi seperti ini bukan soal materi, tapi soal pengakuan. Di tengah gemerlap kota dan perayaan yang kerap berpusat pada simbol-simbol besar, para penggerobak merasa akhirnya mereka juga menjadi bagian dari cerita Idul Adha di Yogyakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.