Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Covid-19 Merebak di Sejumlah Negara Asia, Masyarakat Harus Bangun Kebiasaan Hidup Sehat

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 13:30 WIB | Oleh:
Covid-19 Merebak di Sejumlah Negara Asia, Masyarakat Harus Bangun Kebiasaan Hidup Sehat Doc: antara foto
Ket. Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat

DENPASAR – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat meminta masyarakat untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan mekanisme pencegahan yang efektif untuk menyikapi merebaknya virus Covid-19 di sejumlah negara Asia seperti Hong Kong, Thailand, dan Singapura.

“Meningkatnya kasus Covid-19 di sejumlah negara harus diwaspadai dengan mengintensifkan edukasi kepada masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat dalam keseharian,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam sambutan pada diskusi daring bertema Resiliensi di Tengah Naiknya Kasus Covid Tahun 2025, yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, beberapa hari lalu.

Diskusi yang dimoderatori Anggiasari Puji Aryatie (Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI) itu, menghadirkan Nafa Urbach (Anggota Komisi IX DPR RI), Ina Agustina Isturini (Direktur Penyakit Menular, Kementerian Kesehatan RI), dan Dr. dr. Bobby Singh, Sp.p., M.Kes., FISR, FAPS (Direktur RS Puri Medika, Jakarta - Dokter Spesialis Paru - Dosen Kedokteran Univ. Kristen Petra Surabaya) sebagai narasumber.

Selain itu hadir Dr. dr. Cashtri Meher (Ketua Profesi Kesehatan /Prokes DPP Partai NasDem - Humas PB Ikatan Dokter Indonesia).

Menurut Lestari, mekanisme ketahanan adaptif masyarakat mesti diperkuat meskipun kasus Covid di tanah air saat ini masih dinilai dalam batas aman.

Langkah tersebut, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, mesti diikuti dengan sikap positif dan konstruktif untuk mencari solusi tepat menghadapi meningkatnya kasus Covid-19 di negara-negara sekawasan.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu berharap, dengan pengalaman menghadapi merebaknya Covid-19 beberapa tahun lalu, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah dapat membangun kolaborasi yang kuat untuk mewujudkan ketahanan adaptif masyarakat dalam menghadapi potensi penyebaran kasus Covid-19 di tanah air.

Direktur Penyakit Menular, Kementerian Kesehatan RI, Ina Agustina Isturini mengungkapkan penyebaran Covid-19 yang terjadi saat ini masih terkendali.

Berdasarkan asesmen yang dilakukan Kementerian Kesehatan, tambah Ina, varian virus Covid-19 yang beredar saat ini tidak menimbulkan keparahan dan masih bisa diatasi dengan vaksin.

Ina berpendapat, kemungkinan untuk merebaknya virus Covid-19 secara drastis saat ini masih terbilang kecil.

Dalam membangun strategi kesiapsiagaan menghadapi Covid-19, ungkap Ina, pemerintah berupaya membangun partisipasi masyarakat.

Diakui Ina dalam penanggulangan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) langkah-langkah yang dilakukan yaitu pencegahan, deteksi, dan merespon secepat mungkin sehingga tidak meluas penyebarannya.

Direktur RS Puri Medika, Jakarta yang juga Dokter Spesialis Paru, Bobby Singh mengungkapkan penyakit infeksi paru termasuk penyakit yang memiliki gejala tidak spesifik, penyebaran cepat, dan dipengaruhi faktor lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.