Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Keracunan, Polres Sukabumi Kota Perketat Keberadaan Pedagang Keliling di Sekolah

📅 Jumat, 01 Mar 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Keracunan, Polres Sukabumi Kota Perketat Keberadaan Pedagang Keliling di Sekolah Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo.

Sukabumi - Polres Sukabumi Kota memperketat keberadaan pedagang keliling yang mangkal di luar gedung/gerbang sekolah mengantisipasi terjadinya kembali keracunan massal seperti yang menimpa puluhan pelajar tingkat SD di Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jabar beberapa waktu lalu.

"Langkah ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya orang tua murid yang khawatir anaknya jajan sembarangan dan mengalami keracunan makanan seperti yang terjadi di SDN Nangewer dan MI Cisarua di mana akibat mengkonsumsi makanan ringan yang dijual oleh pedagang keliling di depan sekolah 35 pelajar mengalami gejala keracunan," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo di Sukabumi, Kamis.

Menurut Ari, tindakan yang jajaran Polres Sukabumi Kota ini merupakan salah satu bentuk pengawasan, namun bukan berarti pihaknya melarang pedagang keliling berjualan di sekitar sekolah.

Namun kebijakan ini lebih kepada memberikan edukasi agar para pedagang bisa menjaga kebersihan barang dagangannya, produk makanan yang dijual benar-benar layak dan aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak, tidak mengandung zat kimia berbahaya dan memastikan makanan atau minuman yang dijual menggunakan bahan yang aman untuk kesehatan dan tidak kedaluwarsa.

Ia menambahkan untuk penertiban pedagang keliling yang mangkal di sekitar gedung sekolah, jajarannya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak sekolah meskipun sudah banyak masukan dari masyarakat yang meminta pihaknya melakukan penertiban terhadap para pedagang keliling yang menjajakan barang dagangannya di luar sekolah.

"Cukup banyak masukan dari warga yang meminta kami untuk menertibkan pedagang keliling yang mangkal di luar gerbang sekolah. Permintaan ini merupakan bentuk kekhawatiran dari orang tua murid," tambahnya.

Ari mengatakan untuk mencegah terjadinya keracunan massal yang menimpa pelajar, Polres Sukabumi Kota bersama Pemerintah Kota/Kabupaten Sukabumi telah bergerak untuk melakukan pencegahan sehingga kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.