Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Jatuh Korban, Gubernur Jatim Minta Pemda Petakan Titik Rawan Bencana

📅 Rabu, 08 Nov 2023, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, Gubernur Jatim Minta Pemda Petakan Titik Rawan Bencana Doc: ANTARA/HO-Prokopim Setda Kota Batu
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada saat memberikan pengarahan dalam apel kesiapsiagaan bencana di Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (7/11/2023).

Kota Batu - Cegah jatuh korban, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pemerintah daerah setempat untuk memetakan titik-titik rawan bencana, menjelang datangnya musim hujan pascakemarau panjang di Indonesia termasuk wilayah Jawa Timur.

Dalam apel kesiapsiagaan bencana di Kota Batu, Jawa Timur, Selasa, Khofifah mengatakan bahwa semua pihak diharapkan mulai memetakan titik-titik rawan bencana khususnya potensi tanah longsor, pascamusim kemarau.

"Setelah musim kemarau, maka muncul tanah-tanah yang retak dan diprediksi jika musim hujan akan berisiko longsor," kata Khofifah.

Khofifah menjelaskan, semua pihak memiliki perananan masing-masing dan peduli untuk melakukan pendataan titik-titik potensi bencana. Ia meminta semua pemangku kepentingan melakukan berbagai persiapan sehingga jika terjadi bencana tidak menimbulkan korban jiwa.

Menurutnya, bencana kebakaran hutan seperti di kawasan Gunung Arjuno dan Gunung Bromo saat musim kemarau, menjadi catatan penting untuk dilakukan pendataan titik-titik rawan bencana.

"Kita sudah melakukan upaya dengan alat dan teknologi saat mitigasi dan rehabilitasi. Diprediksi minggu kedua dan ketiga November ini, intensitas hujan mulai lebih tinggi," jelasnya.

Ia menambahkan, semua pihak diharapkan memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap risiko bencana, termasuk di wilayah Kota Batu yang memiliki sudut kemiringan tertentu yang memiliki sejumlah potensi bencana.

"Kita tidak menginginkan adanya korban jiwa, semua titik rawan harus membangun tim koordinasi lokal regional dan nasional, harus terpantau, termasuk tempat wisata. Saya mengingatkan kita semua untuk melakukan antisipasi," katanya.

Dalam kesempatan itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai menambahkan, wilayah Kota Batau juga memiliki potensi terjadinya bencana cukup besar. Terlebih, kota tersebut berada di lereng pegunungan dengan tingkat kemiringan yang tinggi.

Aries berharap seluruh elemen yang mendukung mitigasi bencana lebih bersemangat dalam menjalankan tugas-tugasnya. Arahan Gubernur Jawa Timur, diharapkan seluruh pihak bisa melakukan komunikasi dengan maksimal untuk kesiapan menghadapi bencana.

"Dengan komunikasi yang baik maka kita berharap akan lebih siap dalam menghadapi bencana, terutama di Kota Batu sebagai destinasi pariwisata agar jika muncul bencana tidak sampai menimbulkan korban jiwa," katanya.

Kesiapsiagaan bencana menjelang musim hujan bertujuan untuk menguatkan sinergitas jajaran pemerintah kota dan kabupaten, BMKG, Forkopimda dan relawan sehingga semua pihak mempersiapkan sarana dan prasarana dalam mengantisipasi terjadinya korban saat bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.