Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cagub Jatim Khofifah Puji Profesionalisme TNI dalam Menjaga Proses Demokrasi

📅 Sabtu, 05 Okt 2024, 11:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cagub Jatim Khofifah Puji Profesionalisme TNI dalam Menjaga Proses Demokrasi Doc: ANTARA/Sigid Kurniawan
Ket. Arsip - Khofifah Indar Parawansa.

SUARABAYA - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa memuji profesionalisme TNI dalam mendukung proses demokrasi dan menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah tahun politik.

Khofifah di Surabaya, Sabtu mengatakan mengapresiasi TNI terus berkomitmen untuk tetap netral dan menjaga proses demokrasi berjalan lancar, terutama dalam proses transisi kepemimpinan nasional.

Hal ini sejalan dengan tema HUT Ke-79 TNI Tahun 2024 yakni "TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional untuk Indonesia Maju".

"Seperti kita tahu, 20 Oktober mendatang akan dilakukan pelantikan Presiden dan Wapres RI terpilih periode 2024-2029. Untuk itu peran TNI sangat penting dalam menjaga stabilitas negara terutama dalam masa transisi kepemimpinan saat ini," kata Khofifah.

Khofifah mengatakan TNI memiliki tanggung jawab utama dalam mempertahankan keutuhan wilayah Indonesia dari ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

Di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah, TNI diharapkan tetap siap menghadapi ancaman militer, terorisme, dan konflik perbatasan.

"Tentunya seiring bertambahnya usia, TNI dapat semakin profesional sehingga menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. Sehingga, TNI mampu menjadi kekuatan militer yang tangguh dan disegani oleh bangsa-bangsa lain," katanya.



Menurut dia, saat ini tugas TNI dalam menjaga kedaulatan negara di era perkembangan teknologi terus menghadapi berbagai tantangan. Dari menjaga pertahanan wilayah secara geografis, sampai menjaga kedaulatan di era siber atau ancaman digital yang semakin kompleks.

Untuk itu, kata dia,TNI harus terus mengembangkan keahlian dan SDM-nya dalam melindungi sistem informasi milik negara dari ancaman serangan siber, seperti hacking, malware, atau sabotase digital yang dapat mempengaruhi keamanan nasional.

"Ini penting karena di era digital, ancaman tidak lagi terbatas pada invasi militer konvensional, tetapi juga serangan siber yang dapat mengganggu infrastruktur vital, keamanan informasi, hingga kestabilan politik dan ekonomi negara," ujarnya.



Khofifah berharap padausia ke-79 TNI tetap menjadi pilar utama dalam menjaga kedaulatan, memperkuat keamanan, dan mendukung pembangunan nasional, dengan tetap mengedepankan profesionalisme, netralitas, dan kedekatan dengan rakyat.

"Dirgahayu ke-79 TNI. Semoga TNI semakin kuat, profesional, dan selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI. Teruslah bersama rakyat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaulat," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.