Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BYD Tiongkok Buka Pabrik Mobil Listrik di Thailand, Pertama di Asia Tenggara

📅 Jumat, 05 Jul 2024, 14:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
BYD Tiongkok Buka Pabrik Mobil Listrik di Thailand, Pertama di Asia Tenggara Doc: CNA/AFP/Lillian SUWANRUMPHA
Ket. Mobil BYD Sealion buatan produsen kendaraan listrik (EV) Tiongkok BYD Auto terlihat di Bangkok International Motor Show di Nonthaburi pada 27 Maret 2024.

RAYONG - BYD asal Tiongkok membuka pabrik kendaraan listrik di Thailand pada Kamis (4/7), pabrik pertama di Asia Tenggara, pasar EV regional yang berkembang pesat.

"Thailand memiliki visi kendaraan listrik yang jelas dan tengah memasuki era baru manufaktur otomotif," kata CEO dan presiden BYD Wang Chuanfu pada acara pembukaan yang dikutip Channel News Asia (CNA). "Kami akan membawa teknologi dari Tiongkok ke Thailand."

Menurut laporan CNA, pabrik BYD merupakan bagian dari gelombang investasi senilai lebih dari 1,44 miliar dollar AS dari produsen kendaraan listrik Tiongkok yang mendirikan pabrik di Thailand, dibantu oleh subsidi pemerintah dan insentif pajak.

Saham produsen mobil yang tercatat di Hong Kong naik 3,2 persen menjadi HK$237,60, lonjakan intraday terbesar sejak 13 Juni.

Pada tahun 2030, Thailand bermaksud untuk mengubah 30 persen dari produksi tahunannya sejumlah 2,5 juta kendaraan menjadi kendaraan listrik, menurut rencana pemerintah.

Thailand merupakan pusat perakitan dan ekspor mobil regional dan telah lama didominasi oleh produsen mobil Jepang seperti Toyota Motor, Honda Motor, dan Isuzu Motors.

"BYD menggunakan Thailand sebagai pusat produksi untuk ekspor ke ASEAN dan banyak negara lainnya," kata Narit Therdsteerasukdi, sekretaris jenderal Dewan Investasi Thailand, mengacu pada blok kawasan Asia Tenggara yang beranggotakan 10 negara.

Fasilitas yang diumumkan dua tahun lalu itu bernilai 490 juta dollar AS dan akan memiliki kapasitas produksi 150.000 kendaraan per tahun, termasuk hibrida plug-in.

Pabrik yang luas di distrik Rayong, Thailand timur itu akan mempekerjakan sekitar 10.000 pekerja, beberapa di antaranya terlihat mengoperasikan mesin pada hari Kamis saat bodi model Dolphin BYD yang sedang dibangun bergerak melalui jalur perakitan.

"Kami juga akan merakit baterai dan komponen penting lainnya di sini," kata Liu Xueliang, manajer umum BYD untuk Asia Pasifik.

Thailand adalah pasar luar negeri terbesar bagi BYD, yang menguasai 46 persen pangsa segmen kendaraan listrik negara itu pada kuartal pertama dan merupakan pemain terbesar ketiga dalam mobil penumpang, menurut firma riset Counterpoint.

Pesaing EV lainnya di pasar lokal antara lain Tesla dan Great Wall Motor, yang juga memiliki pabrik di Thailand.

Namun, dealer BYD di Thailand saat ini sedang diawasi ketat menyusul keluhan konsumen mengenai diskon agresif yang membuat beberapa pembeli kesal dengan harga yang mereka bayarkan untuk mobil mereka.

BYD menyalip Tesla pada kuartal keempat tahun 2023 menjadi penjual kendaraan listrik teratas di dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.