Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Minta Investor Mandalika Segera Realisasikan Pembangunan Hotel

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Minta Investor Mandalika Segera Realisasikan Pembangunan Hotel Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi bangunan di kawasan Pantai Tanjung Aan, Mandalika Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat yang akan ditata oleh ITDC di Lombok Tengah

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri meminta investor yang masuk di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) segera membangun hotel yang telah direncanakan agar memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Investor yang dibawa masuk oleh ITDC ini supaya segera merealisasikan pembangunan hotel sesuai yang direncanakan untuk kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah secara luas," kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri usai senam pagi di kawasan Tanjung Aan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Jumat.

Kawasan hak pengelolaan lahan (HPL) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) di zona timur Mandalika atau Tanjung Aan tersebut direncanakan dibangun hotel bintang lima untuk mendukung kesiapan akomodasi pengembangan pariwisata di kawasan tersebut.

"Apapun kebijakan di dalam kawasan ini telah melalui proses sesuai aturan, kami tetap mendukung untuk kemajuan pembangunan di Lombok Tengah," katanya.

Ia mengatakan dalam mengembangkan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat membutuhkan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah pusat, daerah hingga desa dan masyarakat.

"Setiap yang dilaksanakan pemerintah itu untuk peningkatan pembangunan, tanah atau kawasan ini milik pemerintah yang diberikan hak pengelolaan kepada ITDC," katanya.

Oleh karena itu, tugas ITDC melanjutkan pengelolaan kawasan tersebut untuk meningkatkan pendapatan negara dan hasilnya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi atau individu.

"ITDC tidak hanya mengelola kawasan Mandalika, juga kawasan Nusa Dua Bali, Golo Mori NTT dan destinasi wisata skala prioritas lainnya yang ada di Indonesia," katanya.

Ia mengatakan untuk kepentingan publik di kawasan Mandalika ini tetap menjadi komitmen semua pihak untuk diperhatikan, seperti peningkatan infrastruktur jalan di dalam kawasan yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas masyarakat.

"Untuk area publik tetap diperhatikan dan dilakukan penataan untuk mendukung pengembangan pariwisata di Mandalika," katanya.

Sementara itu, Dandim 1620 Lombok Tengah Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti mengatakan bahwa pihaknya mendukung pembangunan yang dilaksanakan pemerintah untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami wajib mendukung pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, semoga ini bisa meningkatkan pembangunan dan ekonomi di Lombok Tengah," katanya.

ITDC selaku pengelola kawasan telah melakukan pengembangan di semua kawasan, sehingga bangunan usaha ilegal yang ada di sepadan pantai Tanjung Aan ditertibkan untuk penataan.

"Kami akan menyiapkan amenity core di zona timur yang bisa menjadi akses masyarakat atau publik untuk mengakses pantai secara bebas," kata GM The Mandalika, Wahyu M Nugroho.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.