Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Budi Arie: Perusahaan Telekomunikasi Perlu Terapkan 'AI' dengan Etika

📅 Jumat, 08 Mar 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Budi Arie: Perusahaan Telekomunikasi Perlu Terapkan 'AI' dengan Etika Doc: kominfo.go.id

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, menyebut perusahaan telekomunikasi perlu mendorong penerapan artificial intelligence (AI) dengan sejumlah strategi yang mengedepankan etika.

"Pelaku industri (telekomunikasi) memerlukan strategi penerapan yang komprehensif baik secara internal maupun sebagai bagian dari ekosistem di mana yang pertama, perusahaan perlu berinvestasi dalam strategi change management agar integrasi AI dapat berjalan efektif," kata Budi Arie saat membuka acara Tech and Telco Summit 2024 di Jakarta, Selasa (5/3).

Menkominfo kemudian menjelaskan sektor telekomunikasi tidak luput terpapar dari dampak teknologi AI. Buktinya, penggunaan AI dapat ditemukan dalam tiga aspek yaitu AI sebagai solution provider, system integrator, dan end user.

Kemudian, tingkat signifikan pemanfaatan AI juga terlihat pada proyeksi kontribusinya di sektor telekomunikasi yang menyentuh angka 38,8 triliun dollar AS di tingkat global pada tahun 2031.

Melihat potensi besar tersebut, Budi Arie meminta perusahaan telekomunikasi agar segera melakukan investasi dalam strategi change management yang dapat diterapkan melalui pemetaan potensi kebutuhan perusahaan menggunakan AI hingga menganalisis dampak dari adopsi AI untuk merancang tata kelola dalam perusahaan.

Kedua, ia mengingatkan bahwa kehadiran digital yang adaptif dalam pemanfaatan AI sangat berperan penting. Sehingga para pelaku industri di sektor telekomunikasi perlu mengutamakan peningkatan kapasitas staf yang diimbangi dengan keterampilan kerja berbasis pengetahuan AI.

"Kalau ini dapat dilakukan dengan membangun budaya inovasi, pemanfaatan AI dapat berdampak pada pengembangan sektor telekomunikasi," ucap Menkominfo.

Lebih lanjut ia memberikan strategi ketiga yakni para pelaku industri perlu mengutamakan kolaborasi dan pemanfaatan berbasis AI melalui penguatan kolaborasi dengan mitra asing, misalnya untuk mengembangkan large language model (LLM) agar perusahaan bisa memaksimalkan potensi AI.

Sebagai penutup, Budi Arie mengutip pernyataan dari CEO Google guna mengingatkan seluruh pelaku yang bergerak di sektor telekomunikasi bahwa AI akan menggerakkan masa depan, bisnis dan menciptakan kesempatan bagi mereka yang beradaptasi dan berinovasi.

"Penempatan ini menyampaikan optimisme dalam menyambut era AI khususnya bagi sektor telekomunikasi agar tidak menjadi pengguna namun sebagai katalis inovasi dan pemanfaatan AI secara produktif sehingga kita bisa memaknai digitalisasi di masyarakat untuk memberikan kontribusi dan peningkatan produktivitas masyarakat," ujar Menkominfo. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.