Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BRIN Ungkap Tantangan Atasi Kemiskinan Ekstrem

📅 Kamis, 22 Sep 2022, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN Ungkap Tantangan Atasi Kemiskinan Ekstrem Doc: Koran Jakrta/Muhamad Ma'rup
Ket. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko

JAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, menyebut beberapa tantangan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Pada level mikro, Indonesia dihadapkan pada kenaikan harga-harga terutama berbagai komoditas pangan dan energi.

"Ini sebagai akibat dari situasi geopolitik yang berupa yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir," ujar Handoko, dalam Bincang Pembangunan #7, di Jakarta, Rabu (21/9).

Dia menuturkan, level makro mencakup kebijakan menjaga stabilitas inflasi dan harga. Selain itu, harus juga menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, lapangan kerja produktif, dan menjaga iklim investasi.

Dia menambahkan, pada level mikro mencakup kebijakan menurunkan beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan kelompok miskin melalui program ekonomi produktif. Menurutnya, hal tersebut juga menghadapi rintangan yang tidak mudah.

"Khususnya dua isu strategis yang menjadi tantangan pada level mikro adalah akurasi data dan sinergi antar program yang melibatkan berbagai Kementerian," tambahnya.

Lebih lanjut, Handoko mengatakan, Presiden Jokowi menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem menjadi 0 persen pada 2024. Target itu enam tahun lebih cepat dari target penghapusan kemiskinan ekstrem dalam SDGs.

Dia menjelaskan, berdasarkan data BPS, dalam kurun waktu 2014-2019 proporsi Penduduk miskin ekstrem di Indonesia telah menurun secara signifikan yaitu dari 7,9 persen menjadi 3,7 persen pada tahun 2019. Seiring dengan pandemi Covid-19, proporsi penduduk miskin ekstrem kembali naik menjadi 3,8 persen pada Maret 2020 dan 4,2 persen di September 2020.

"Kembali menurun menjadi 3,79 persen pada September 2021 dan pada tahun 2024 diharapkan dapat mencapai 0 persen," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Perkembangan Proyek Pembangunan MRT Fase 2A

23 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Perkembangan Proyek Pembang...

Pemanfaatan drone pertanian

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Pemanfaatan drone pertanian

Uji coba Perlinsos Digital di Makassar

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Uji coba Perlinsos Digital ...

Gebyar angklung di Ciamis

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Gebyar angklung di Ciamis

Penerapan mandatori biodiesel B50

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Penerapan mandatori biodies...
Ekonomi
Pemerintah tambah anggaran ...

Pelantikan pejabat baru di Istana Negara

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelantikan pejabat baru di ...
Megapolitan
Jemput bola perekaman KTP e...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
Rupiah Menguat, Harga Emas Turun
📅 Selasa, 21-Jul-2026
# 5
Rupiah Menguat, Harga Emas Turun
📅 Selasa, 21-Jul-2026
Rupiah Menguat, Harga Emas Turun
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.