Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BRIN Dukung Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan di Asean

📅 Selasa, 11 Jun 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN Dukung Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan di Asean Doc: ANTARA/HO-BRIN
Ket. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Laksana Tri Handoko (kanan) menghadiri agenda The 20th Asean Ministerial Meeting On Science, Technology And Innovation (AMMSTI-20) di Siem Reap, Kamboja, Jumat (7/6/2024).

Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan dukungannya terhadap Asean dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atauartificial intelligence(AI) pada sektor publik dan swasta.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan kecerdasan buatan dapat menjadi alat yang ampuh dalam kondisi penting dengan didukung oleh keberadaan data besar yang mendasarinya.

"Indonesia sangat menyadari potensi dan peran kecerdasan buatan untuk meningkatkan penelitian dan mendorong inovasi di berbagai bidang," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Pada 7 Juni 2024, Handoko menghadiri agenda The 20th Asean Ministerial Meeting On Science, Technology And Innovation (AMMSTI-20) di Siem Reap, Kamboja.

Pertemuan para pimpinan setingkat Menteri Bidang Sains, Teknologi dan Inovasi (STI) se-Asean tersebut mengusung temaAI Application: Navigating the Future.

Handoko mengungkapkan bahwa kemampuan dan daya saing dalam pemanfaatan kecerdasan buatan mengandalkan data besar di balik algoritma teknologi tersebut.

Menurutnya, tidaklah berlebihan untuk mengatakan bahwa menghasilkan data besar yang unik adalah faktor kunci terpenting dalam keberhasilan pemanfaatan kecerdasan buatan dan meningkatkan daya saing.

"Kita harus bekerja sama untuk menghasilkan dan mengeksplorasi data besar yang relevan untuk kawasan Asean," kata Handoko.

Sebaiknya Anda baca juga:

Indonesia melalui BRIN mengusulkan untuk mengembangkan pendekatan baru berdasarkan mekanismejoint-or co-fundingantar lembaga pemberi dana maupun lembaga terkait dari negara-negara anggota Asean dan mitra dialog, tanpa membentuk sub-komite permanen.

AMMSTI-20 dapat mengandalkan negara anggota yang bersedia memimpin proyek tertentu di negara asalnya, dan menjadikannya sebagai platform kolaborasi bagi negara-negara anggota Asean.

"Beberapa dukungan dari dana Asean COSTI dapat diberikan kepada kolaborator tambahan yang berpartisipasi dengan prioritas tertentu, misalnya indikator ekonomi mereka dan sebagainya," papar Handoko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.