Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Breaking News: Gempa Bekasi 4,9 SR, Pasien Rumah Sakit Berhamburan Keluar

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 20:55 WIB | Oleh:
Breaking News: Gempa Bekasi 4,9 SR, Pasien Rumah Sakit Berhamburan Keluar Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Sejumlah orang keluar dari gedung DPRD Kabupaten Bekasi usai merasakan getaran gempa bumi.

JAKARTA - Gempa bumi magnitudo 4,9 mengguncang Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/8) malam pukul 19.54 WIB. Guncangan terasa di Jakarta hingga Depok, membuat warga panik berhamburan keluar rumah. BMKG menyebut pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 10 kilometer.

Salah satu warga Tambun Utara, Kabupaten Bekasi Ferliansyah (55) mengaku kaget saat sedang duduk di ruang tamu merasakan getaran gempa.

"Lagi duduk kaget saya tiba-tiba lihat ke arah gelas di meja kok bergoyang, anak-anak juga di kasur goyang," kata Ferli.

Meski getarannya tidak berlangsung lama, banyak warga yang tetap waspada dan memilih keluar rumah beberapa saat.

"Saya sempat keluar rumah cek kondisi, khawatir ada gempa susulan," ujar Ferli.

Hal serupa dikatakan Fitriani Dewi Pertiwi (32) yang sedang menjaga anaknya yang dirawat di rumah sakit di kawasan Bekasi Timur.

"Iya saya lagi di Rumah Sakit Mitra Bekasi Timur, pasien langsung pada keluar dari kamar, kaya merasa kasur didorong, dokter ikut mengecek pasien, pasien juga langsung keluar ruangan karena panik," jelas Fitriani.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Bekasi, Jawa Barat, dan sekitarnya hingga dirasakan di Jakarta, Rabu malam pukul 19.54 WIB.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, pusat gempa berada di koordinat 6,48 lintang selatan dan 107,24 bujur timur atau sekitar 14 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyebutkan informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan masih dapat berubah seiring kelengkapan data yang masuk.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga diharapkan memastikan bangunan rumah tahan gempa dan memeriksa potensi kerusakan setelah terjadi guncangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.