Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPS: Inflasi Jakarta Disumbang Konsumsi Yang Satu Ini

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 12:42 WIB | Oleh:
BPS: Inflasi Jakarta Disumbang Konsumsi Yang Satu Ini Doc: ist
Ket. Bensin penyumbang inflasi jakarta

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta mencatat bensin menjadi komoditas utama penyumbang tertinggi inflasi di Jakarta pada Juli 2025, yakni sebesar 0,04 persen. Secara umum, inflasi bulanan di Jakarta pada Juli 2025 sebesar 0,11 persen.

"Bensin (komoditas penyumbang) tertinggi inflasi pada Juli 2025," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin dalam Rilis Berita Statistik DKI Jakarta Agustus 2025 di Jakarta, Jumat.

Inflasi yang disebabkan harga bensin terjadi karena ada penyesuaian harga BBM non-subsidi oleh pemerintah. Pada 1 Juli lalu, diketahui harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi naik.

Di Jakarta, harga BBM jenis Pertamax naik dari Rp12.100 menjadi Rp12.500 per liter. Kenaikan juga terjadi pada sejumlah produk BBM non-subsidi lainnya.

Selain bensin, komoditas utama lainnya yang juga memberikan andil inflasi tertinggi pada Juli 2025, yakni bawang merah (0,02 persen), cabai rawit (0,02), emas perhiasan (0,01) dan biaya Sekolah Dasar (0,01).

"Tarif Sekolah Dasar ini umumnya sekolah swasta apakah itu SPP maupun biaya daftar ulang," ujar dia. Berdasarkan 11 kelompok pengeluaran, BPS DKI Jakarta mencatat kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil inflasi tertinggi inflasi, yakni 0,06 persen.

Kelompok ini menjadi kelompok utama penyumbang inflasi dalam dua bulan berturut-turut. Kelompok pengeluaran lain dengan andil inflasi tertinggi pada Juli 2025, yakni perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,02 persen serta pendidikan (0,02 persen).

"Untuk Jakarta, tahun 2022-2023 itu 0 persen (andil inflasi). Kami mencatat tarif pendidikan pada periode tersebut tidak ada perubahan harga masih stabil," katanya. Di Juli 2025, ada biaya Sekolah Dasar (andil inflasi) 0,98 persen, lalu 0,90 persen untuk SMP, dan 0,13 persen untuk SMA.

Berdasarkan data historis, kelompok pendidikan masih berpotensi memberikan andil terhadap inflasi pada dua bulan ke depan. Hasanudin menyatakan, inflasi Jakarta pada Juli 2025 secara bulanan lebih terkendali atau lebih rendah dibandingkan nasional yang mencapai 0,30 persen.

Nasional

Sedangkan secar nasional menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini, sejumlah komoditas pangan, termasuk beras, tomat, bawang merah, cabai rawit dan telur ayam ras, menjadi kontributor terbesar inflasi bulanan Juli 2025.

“Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,74 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 0,22 persen,” ujarnya di Jakarta, Jumat.

Ia menuturkan bahwa beras menjadi salah satu komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok pengeluaran tersebut dengan andil inflasi sebesar 0,06 persen. Sementara tomat dan bawang merah memberikan andil inflasi masing-masing sebesar 0,05 persen, cabai rawit sebesar 0,04 persen, serta telur ayam ras sebesar 0,02 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

41 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.