Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD OKU Selatan Minta Masyarakat Waspada Banjir dan Tanah Longsor

📅 Kamis, 03 Okt 2024, 16:11 WIB | Oleh:
BPBD OKU Selatan Minta Masyarakat Waspada Banjir dan Tanah Longsor Doc: (ANTARA/Edo Purmana)
Ket. Personel BPBD OKU Selatan membersihkan material pohon tumbang akibat ditiup angin kencang.

MUARADUA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan (Sumsel), meminta masyarakat agar waspada terhadap potensi bencana banjir dan tanah longsor yang rentan terjadi saat musim hujan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU SelatanHeri Pramono di Muaradua, Kamis, mengatakan curah hujan tinggi yang terjadi di daerah itu sejak beberapa hari terakhir dikhawatirkan menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor akibat luapan air sungai di wilayah setempat.

Oleh sebab itu, kata dia, masyarakat khususnya yang bermukim di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja.

Apalagi Kabupaten OKU Selatan termasuk daerah rawan banjir dan tanah longsor saat musim hujan, sehingga masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan agar tidak menimbulkan korban jiwa.

Sejauh ini, kata dia, terdapat sembilan kecamatan di wilayah itu yang dipetakan rawan banjir dan tanah longsor saat musim hujan, yaituBanding Agung, Warkuk Ranau Selatan, Mekakau Ilir, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT),Kecamatan Muaradua Kisam, Kisam Tinggi, Kisam Ilir, dan sebagian wilayah Pulau Beringin seperti Sindang Danau serta Kecamatan Sungai Are.

"Daerah-daerah ini dipetakan rawan bencana karena letaknya cukup ekstrem yaitu berada di perbukitan dan dekat dengan DAS," katanya.

Sebagai upaya antisipasi, pihaknya mendirikan posko penanggulangan bencana di daerah rawan banjir agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.

BPBD OKU Selatan, kata dia, juga mengerahkan personel dan dibantu relawan untuk melakukan patroli guna memantau situasi terkini, khususnya di daerah rawan bencana alam di wilayah itu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.