Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Upayakan Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumsel Tak Berdampak ke Negara Tetangga

📅 Rabu, 13 Sep 2023, 12:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Upayakan Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumsel Tak Berdampak ke Negara Tetangga Doc: antarafoto
Ket. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan pihaknya akan mengupayakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) tidak berdampak ke negara tetangga.

"BNPB langsung bergerak cepat memastikan ke semua provinsi khususnya yang menjadi prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan antara lain Sumatera Selatan. Sudah ditinjau memang ada kebakaran, tapi kalau dikatakan itu asapnya luar biasa dan dapat mengganggu atau menyeberang ke wilayah negara tetangga saya pastikan untuk kondisi hari ini itu tidak benar," katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (13/9).

Ia menegaskan pihaknya selalu berupaya terus agar karhutla di kawasan-kawasan prioritas enam provinsi terkendali. Khusus di Sumatera Selatan, BNPB melihat sudah ada lahan yang terbakar tetapi sudah juga banyak yang di padam, ada beberapa titik di tengah-tengah yang memang susah dipadamkan akibat tempatnya terpencil.

"Dukungan armada water bombing harusnya eskalasinya bisa dikendalikan," katanya.

Ia menambahkan, ketika melakukan peninjauan udara, banyak lahan terbengkalai yang alami kebakaran.

"Kalau kita lihat tadi memang lahan yang digarap itu relatif aman-aman tidak terbakar, yang terbakar ini kan lahan-lahan yang terbengkalai, nah yang terbengkalai ini mungkin kita perlu sampaikan data ini setelah sampai di Jakarta," katanya.

Upaya pencegahan karhutla pun telah dilakukan dengan memberikan dukungan operasi udara maupun operasi darat.

"Ini sudah dilakukan pemadaman secara masif dari udara menggunakan helikopter 'water bombing'. Kesiapan 'water bombing' yang ada di Sumatera Selatan ini yang termasuk terbanyak bahkan kita geser dari daerah-daerah lain," katanya.

BNPB akan berkoordinasi dengan BMKG untuk melakukan penambahan operasi udara dengan melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca dengan beberapa lembaga terkait untuk mempercepat proses pemadaman.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan BMKG jika dengan menggunakan heli water bombing itu kurang maksimal, maka kita juga akan berusaha untuk kembali mendatangkan hujan dengan Teknologi Modifikasi Cuaca," lanjutnya.

Ia mengatakan karhutla kali ini diharapkan tidak akan seperti kejadian beberapa tahun lalu yang berdampak kepada ke negara tetangga.

"Saya yakin secara umum itu semuanya terkendali, walaupun dalam kondisi sekarang ini ada asap tapi saya pastikan tidak sebesar kejadian-kejadian tahun sebelumnya," katanya.

BNPB menambah dukungan untuk penanganan karhutla di Provinsi Sumatera Selatan, antara lain dengan dukungan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp5 miliar dan peralatan seperti pompa jinjing sebanyak 24 unit, Nozel 1,5 sebanyak 60 unit, perlengkapan APD 220 paket, selang sebanyak 120 unit, tenda posko 12 unit, velbed 300 unit, pompa spung 36 unit dan alat komunikasi sebanyak 223 unit, demikian Suharyanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

47 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.