Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Imbau Warga Kaltim Waspada Terkait Potensi Hujan Lebat 9–11 Maret

📅 Senin, 09 Mar 2026, 10:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Imbau Warga Kaltim Waspada Terkait Potensi Hujan Lebat 9–11 Maret Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi: Seorang warga berjalan dengan mengenakan jas hujan saat hujan dan banjiri di Jalan DI Panjaitan, Samarinda, Kaltim.

BALIKPAPAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengajak warga Kalimantan Timur (Kaltim) mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi seiring adanya potensi hujan lebat dalam tiga hari pada Senin-Rabu, 9–11 Maret 2026.

Bencana hidrometeorologi tersebut antara lain bisa berupa banjir di pemukiman penduduk, lahan pertanian maupun jalan terendam air, sungai meluap, badai, tanah longsor, dan sejenisnya, karena hujan lebat tersebut dapat disertai oleh kilat/petir dan angin kencang sesaat.

"Rincian adalah pada 9 Maret terjadi di Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Timur," kata Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan Carolina Meylita Sibarani di Balikpapan, Senin (09/3).

Untuk Kabupaten Kutai Timur, lanjut dia, wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat dan dapat disertai kilat/petir serta angin kencang sesaat pada Senin (09/3) ini hanya terjadi di Kecamatan Telen.

Sedangkan di Kota Balikpapan terjadi di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan Kota, Balikpapan Selatan, Balikpapan Tengah, Balikpapan Timur, dan Kecamatan Balikpapan Utara.

Kemudian pada Selasa (10/3) diperkirakan tidak ada hujan lebat, hanya hujan sedang. Lalu  pada Rabu (11/3)  hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi pada dua kecamatan di Kabupaten Berau, yakni Kecamatan Biatan dan Kecamatan Kelay.

Peringatan dini disampaikan karena permukiman di Kaltim banyak yang berada dekat bantaran sungai, sehingga ketika terjadi hujan lebat, maka sungai meluap dan berpotensi membanjiri kawasan pemukiman penduduk, termasuk kemungkinan terjadi longsor karena topografi Kaltim yang berbukit dengan lereng curam.

Untuk prakiraan hujan petir, lanjutnya,  Senin ini terjadi pada sejumlah wilayah di Kaltim, seperti di Balikpapan pada pukul 11.00 WITA, di Kabupaten Berau pukul 20.00 WITA, Kabupaten Kutai Kartanegara pukul 11.00 WITA.

"Di Kabupaten Kutai Timur, Senin ini hujan petir diprakirakan terjadi pukul 17.00, 20.00, 23.00 WITA, di Kabupaten Penajam Paser Utara terjadi pukul 11.00 WITA, dan di Kabupaten Mahakam Ulu pukul 20.00 WITA," katanya.

Kemudian pada Selasa (10/3)  hujan petir diprakirakan terjadi di Kabupaten Berau pada pukul 14.00 dan 20.00 WITA, lantas di Kabupaten Kutai Timur berpotensi terjadi pada pukul 11.00, 20.00, dan pukul 05.00 WITA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.