Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bintang Ungkap Orang Tua Sebagai Pendamping Anak Harus Melek Digital

📅 Selasa, 18 Jul 2023, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bintang Ungkap Orang Tua Sebagai Pendamping Anak Harus Melek Digital Doc: kemenpppa.go.id

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengingatkan kalangan orang tua harus melek digital agar bisa berperan sebagai pendamping anak di era digital seperti sekarang.

"Orang tua sebagai pendamping anak, suka atau tidak suka harus melek digital," kata Bintang, saat mengunjungi kegiatan Jelajah Sapa (Jelajah Sahabat Perempuan dan Anak) di Sekolah Berbasis Alam Kebon Dalem, Semarang, Minggu (16/7)).

Diakuinya, teknologi yang berkembang sedemikian pesat di era digital saat ini memiliki implikasi yang positif maupun negatif bagi anak-anak, terutama dari mudahnya mengakses berbagai tontonan lewatgadget.

Menurut Bintang, di era digitalisasi seperti sekarang ini banyak terjadi kasus kekerasan secaraonline, baik terhadap anak maupun berbasis gender sehingga mestinya menjadi alarm bagi semuanya.

"Makanya, orang tua harus melek digital sehingga bisa mendampingi anaknya. Bisa memilah mana konten yang bisa diakses (anak-anak), dan mana yang mestinya tidak mereka akses," jelasnya.

Di sisi lain, menurut Bintang, digitalisasi juga berimplikasi positif terhadap banyaknya kasus kekerasan perempuan dan anak yang terekspos sehingga bisa segera tertangani, baik dari korban bisa diberikan keadilan dan pelaku hukuman.

"Kalau bicara meningkat, sebenarnya yang meningkat kasus yang terungkap ya. Karena bicara kekerasan itu fenomena gunung es. Realitanya banyak, cuma banyak kasus-kasus tidak terungkap," kata dia.

Dengan masifnya medsos, kata dia, banyak kasus-kasus kekerasan, termasuk terhadap perempuan dan anak yang terekspos dan banyak juga yang tidak takut lagi melaporkan kasus yang dialaminya.

"Kami berterima kasih kepada yang melihat, kepada korban yang berani melapor. Mereka sudah tidak menganggap bahwa kekerasan, kekerasan seksual yang mereka alami sebagai aib lagi. Ini tidak terlepas dari dampak medsos," kata Bintang.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang mendampingi Menteri PPPA menyampaikan bahwa Kota Semarang akan menjadi tuan rumah Hari Anak Nasional (HAN) yang puncaknya pada 23 Juli 2023.

Kegiatan kunjungan di Sekolah Berbasis Alam Kebon Dalem, Tembalang itu, kata Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang itu, merupakan salah satu rangkaian peringatan HAN 2023.

"Ini merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional yang rencananya nanti tanggal 23 Juli akan diadakan dan dihadiri selain Bunda Bintang (Menteri PPPA), juga Bapak Presiden Republik Indonesia," kata dia. "Dan tentu ini menjadi suatu kehormatan, karena Bunda Bintang memberi amanah untuk Kota Semarang sebagai tuan rumah (Hari Anak Nasional 2023)," pungkas dia.Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.