Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biden Tak Anggap Balon Udara Tiongkok Sebagai Ancaman Keamanan Serius

📅 Jumat, 10 Feb 2023, 10:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Biden Tak Anggap Balon Udara Tiongkok Sebagai Ancaman Keamanan Serius Doc: AP/Chad Fish
Ket. Dalam foto Chad Fish ini, sebuah balon besar melayang di atas Samudra Atlantik, tepat di lepas pantai Carolina Selatan. Sebuah jet tempur dan contrailnya terlihat di bawahnya pada 4 Februari 2023. Balon itu ditembak dengan rudal dari pesawat tempur F-22 tak jauh dari Myrtle Beach.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Joe Bidenyang dikritik sebagian anggota parlemen pada Kamis (9/2) mengatakan tidak menganggap balon mata-mata Tiongkok yang ditembak di Samudra Atlantik itu sebagai ancaman keamanan yang serius.

Bidenyang berusaha menjaga komunikasi dengan Tiongkok dan tidak menginginkan ketegangan dengan Beijingberlanjut, mengatakan dalam wawancara Noticias Telemundo bahwa dia tidak menyesali menembak jatuh balon tersebut lebih awal.

"Itu bukan pelanggaran besar," kata Biden. "Maksud saya, itu memang pelanggaran hukum internasional. Ini wilayah udara kami. Dan begitu memasuki wilayah kami, kami dapat melakukan apa yang kami inginkan dengan (balon itu)."

Dia mengatakan para pejabat militer AS khawatir karena dengan menembak jatuh di darat, balon dan bagian-bagiannya dapat jatuh ke daerah berpenduduk.

"Benda ini besar sekali. Apa yang terjadi jika jatuh dan menimpa sekolah di daerah pedesaan? Apa yang terjadi jika jatuh? Jadi saya perintahkan mereka (para pejabat militer) segera setelah mereka dapat menembak jatuh, maka tembak jatuhlah. Mereka membuat keputusan yang bijak. Mereka menembak jatuh di atas air, mereka membersihkan sisa-sisanya, dan itu bagus," kata dia.

Biden pada 2 Februari memerintahkan agar balon tersebut ditembak jatuh begitu melintasi ke barat laut Amerika Serikat, tetapi menyetujui permintaan militer AS untuk tidak bertindak sampai melewati wilayah laut.

Balon setinggi 61 meter itu, beserta peralatan elektroniknya, ditembak jatuh oleh jet tempur AS di lepas pantai Carolina Selatan pada 4 Februari.

Beberapa tokoh Republik dan Demokrat mengkritik bahwa Biden seharusnya menjatuhkan balon tersebut lebih cepat. Balon pengintai serupa pertama kali terdeteksi di atas Alaska pada 28 Januari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.