Berita Transfer Liverpool: Kepindahan Federico Chiesa Tersendat, Harga Tinggi dan Gaji Fantastis Jadi Penghalang
📅 Senin, 19 Jan 2026, 08:31 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LIVERPOOL — Rencana kepergian Federico Chiesa dari Liverpool pada bursa transfer Januari dilaporkan menemui jalan buntu. Negosiasi yang sempat bergulir kini disebut memasuki fase “akhir pekan dingin”, dipicu perbedaan valuasi transfer serta besarnya gaji pemain tersebut.
Situasi ini muncul di tengah sorotan terhadap lini serang Liverpool yang kembali melempem. Dalam laga Liga Inggris akhir pekan lalu, The Reds hanya bermain imbang 1-1 melawan Burnley. Gol Florian Wirtz gagal diamankan menjadi kemenangan setelah disamakan Marcus Edwards.
Tim asuhan Arne Slot pun belum merasakan kemenangan liga sepanjang 2026, dengan empat hasil imbang beruntun. Padahal, statistik menunjukkan dominasi mutlak: 32 tembakan dilepaskan, tiga peluang emas tercipta, dan nilai expected goals (xG) mencapai 2,92. Namun, Liverpool hanya mencetak satu gol, sekaligus mencatat rekor tak mengenakkan.
Liverpool menjadi juara bertahan Liga Inggris pertama yang gagal menang dalam tiga laga kandang melawan tim promosi dalam satu musim, setelah sebelumnya ditahan Sunderland dan Leeds United. Meski Mohamed Salah akan segera kembali usai Piala Afrika, kontribusi dari pelapis di lini depan tetap menjadi tanda tanya besar.
Dalam konteks itu, nama Federico Chiesa kembali mengemuka. Penyerang sayap berusia 28 tahun tersebut nyaris tak mendapat kesempatan bersinar, bahkan saat Salah absen. Ia pun santer dikaitkan dengan kepulangan ke Italia, khususnya ke Juventus, klub yang melepasnya ke Liverpool pada 2024 dengan harga relatif murah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, menurut laporan Fabrizio Romano yang dikutip media Italia Il Bianconero, proses tersebut kini mandek. Dua faktor utama menjadi ganjalan: tuntutan harga dari Liverpool dan gaji Chiesa yang terlampau tinggi bagi Juventus.
Chiesa masih terikat kontrak di Anfield hingga 2028. Liverpool diperkirakan meminta nilai transfer lebih tinggi dari 10,3 juta pound (200 miliar rupiah) yang mereka bayarkan dua musim lalu. Angka ini dinilai terlalu mahal bagi Juventus, terlebih dengan kontribusi Chiesa yang terbatas.
Masalah kian kompleks karena faktor gaji. Di Inggris, Chiesa disebut menerima bayaran sekitar 150.000 pound per pekan, atau setara 3 miliar rupiah per pekan. Di sisi lain, Kenan Yildiz—pemain yang kemungkinan menjadi pilihan utama di posisi tersebut, saat ini hanya mengantongi gaji di bawah 50.000 pound per pekan, sekitar 1 miliar rupiah di Turin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Juventus memang berencana memperbarui kontrak Yildiz dengan kenaikan gaji. Namun, membayar Chiesa hingga tiga kali lipat dari bintang muda mereka dianggap tidak masuk akal. Alhasil, pembicaraan untuk memulangkan Chiesa sementara “dibekukan”.
Liverpool juga menegaskan hanya membuka opsi penjualan permanen atau peminjaman dengan kewajiban membeli. Skema ini membuat ruang manuver Juventus semakin sempit, sehingga saat ini manajemen Bianconeri masih melakukan kajian internal.
Secara angka, kontribusi Chiesa tidak sepenuhnya buruk: empat gol dan lima assist dari 36 penampilan—rata-rata satu kontribusi gol setiap empat laga. Namun, menit bermain yang minim membuat dampaknya sulit terasa.
Musim ini, Arne Slot hanya memberinya total 231 menit di Liga Inggris, dengan satu-satunya kesempatan menjadi starter terjadi saat kemenangan 2-1 atas Wolverhampton Wanderers pada akhir Desember. Di Piala FA, Chiesa juga hanya bermain selama satu jam dalam kemenangan 4-1 atas Barnsley.
Dengan situasi tersebut, masa depan Federico Chiesa di Anfield tampak kian redup. Selama Arne Slot masih memegang kendali, winger Italia itu dinilai berada di jalur keluar, namun hingga kini, pintu tersebut belum juga terbuka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!