Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berikan Protein Ikan ke Anak-anak untuk Cegah Stunting

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berikan Protein Ikan ke Anak-anak untuk Cegah Stunting Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Petugas kesehatan memberikan contoh penanganan stunting di Kantor Wali kota Jakarta Barat, Jakarta, Rabu (13/9/2023).

Jakarta - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat (Sudinkes Jakbar) bekerja sama dengan Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) memberikan protein hewani berupa olahan ikan kepada sejumlah anak di delapan Kecamatan di Jakbar untuk mencegah stunting.

Kepala Sudin Kesehatan Jakbar Erizon Safari di Jakarta, Rabu, mengatakan mengatasi masalah stunting yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak ini menjadi fokus utama Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat.

"Besok pagi Wali KotalaunchingGemar makan ikan (Germani) di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Jakarta Barat,"kata Erizon.

Erizon mengungkapkan program Germani ini merupakan langkah-langkah konkret yang diambil oleh Pemkot Jakbar untuk mengatasi stunting dan meningkatkan kesehatan generasi muda dengan memberikan stimulus makanan ikan yang diberikan kepada anak-anak.

"Kami sudah melakukan kerja sama dengan beberapa CSR seperti PAM Jaya dan lainnya untuk membantu memberikan protein hewani untuk anak-anak yang gizi nya perlu perhatian," ungkap Erizon.

Erizon menambahkan pada kegiatan Germani untuk menghadapistunting, berdasarkan data pada 2022 angka stuntingbalita di wilayah Jakarta Barat sebesar 15,2 persen. Maka dengan diberikannya anak-anak makanan seperti bakso ikan, siomay, dan makanan yang berbahan ikan lainnya dapat meningkatkan kualitas gizi.

"Menangani masalah stunting ini menjadi program nasional dan ini menjadi program inisiatif kami untuk meningkatkan kualitas gizi,"tambah Erizon.

Selain itu, Erizon menegaskan sejalan dengan target nasional pada 2024 angka kasus stunting di bawah 14 persen, DKI Jakarta dapat berkontribusi positif untuk itu karena penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama dan melibatkan seluruh masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak secara sehat.

"Untuk di Jakarta Barat ini kami menargetkan zero stunting penambahan kasus baru dengan intervensi penambahan protein hewani kalaupun ada tetap kami tangani,"ucap Erizon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.